Konflik Ukraina Belum Selesai, Jerman Perkuat Infrastruktur Bunker

Konflik Ukraina Belum Selesai, Jerman Perkuat Infrastruktur Bunker

Berlin, Purna Warta Jerman telah mulai untuk memperkuat bunker penampungan bawah tanahnya serta membangun stok krisis jika terjadi perang, surat kabar Welt am Sonntag melaporkan, mengutip menteri dalam negeri negara itu.

Setelah beberapa dekade pengurangan angkatan bersenjata Jerman, serangan Rusia di Ukraina telah menyebabkan perubahan kebijakan besar dalam adminsitrasi Kanselir Jerman Olaf Scholz yang dilaporkan telah berjanji untuk meningkatkan pengeluaran pertahanan dan menggelontorkan dana sebesar $ 109 miliar ke tentara negara tersebut.

Baca Juga : Penyelam Inggris dan Prancis Diselamatkan di Malaysia, Pencarian Remaja Belanda Terus Berlanjut

Pemerintah juga sedang mencari cara untuk meningkatkan sistem tempat penampungan umum dan akan meningkatkan pengeluaran untuk perlindungan sipil, Menteri Dalam Negeri Nancy Faeser mengatakan kepada surat kabar itu pada hari Sabtu (9/4).

“Saat ini ada 599 tempat penampungan umum di Jerman dan Kami akan memeriksa apakah kami dapat meningkatkan lebih banyak bunker seperti itu. Bagaimanapun, pembongkaran telah berhenti,” kata Faeser.

Jerman sedang mengerjakan konsep baru untuk memperkuat tempat parkir bawah tanah, stasiun kereta bawah tanah, dan ruang bawah tanah untuk menjadi tempat perlindungan, katanya, seraya menambahkan bahwa pemerintah telah memberi wilayah federal 88 juta euro untuk memasang sirene baru.

Baca Juga : Pencuri Bongkar dan Bawa Kabur Jembatan Besi Sepanjang 18 Meter di India

“Tapi sejauh menyangkut cakupan nasional, kami masih jauh untuk mempersiapkan semua itu,” tambah Faeser.

Jerman juga akan membangun stok persediaan untuk masa krisis dengan mempersiapkan  sejumlah peralatan termasuk peralatan medis, pakaian pelindung, masker dan obat-obatan, katanya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *