Kelompok Peretas Klaim telah Meretas Penuh Saluran TV Anti-Iran ‘Iran International’

London, Purna Warta – Saluran televisi berbahasa Persia yang berbasis di London, Iran International, telah menjadi sasaran kelompok peretas yang dikenal sebagai Hanzala, yang telah memperoleh akses penuh ke sistem internal saluran tersebut dan merilis informasi rahasia tentang stafnya.

Baca juga: Duta Iran: Den Haag Harus Ambil Sikap Berprinsip terhadap Agresi AS-Israel

Dalam sebuah pernyataan, kelompok peretas tersebut mengumumkan telah menyusup sepenuhnya ke jaringan Iran International, mematikan sistem, server, dan infrastruktur komunikasinya.

Kelompok tersebut mengatakan telah berhasil mengekstrak data internal sensitif, termasuk komunikasi rahasia, informasi pribadi staf, catatan keuangan, dan korespondensi dengan entitas asing.

Salah satu pelanggaran paling signifikan, menurut para peretas, adalah akses ke akun penerima pesan utama saluran tersebut, yang telah lama digunakan sebagai titik kontak aman bagi para informan.

Hanzala mengatakan pihaknya menyimpan berkas identitas lengkap lebih dari 71.000 individu yang telah berkomunikasi dengan jaringan tersebut.

Kelompok tersebut mengatakan, menurut analisisnya, Iran International beroperasi sebagai “jaringan mata-mata dan infiltrasi media” di bawah arahan Mossad, berkedok sebagai outlet berita independen.

Mereka telah merilis beberapa data identitas personel saluran tersebut dan menyatakan bahwa materi-materi terpilih lainnya dari cache data akan segera dipublikasikan.

Saluran tersebut mengonfirmasi pelanggaran tersebut, menghubungkan kebocoran tersebut dengan akses tidak sah ke komputer staf yang menjadi target.

Iran International ditetapkan sebagai organisasi teroris oleh Iran pada tahun 2022 atas apa yang digambarkan Republik Islam tersebut sebagai hasutan untuk melakukan kekerasan, promosi terorisme, dan penyebaran ujaran kebencian selama kerusuhan yang didukung asing menyusul kematian Mahsa Amini, seorang perempuan berusia 22 tahun yang tewas dalam tahanan polisi.

Para pejabat Iran sebelumnya telah memperingatkan bahwa siapa pun yang bekerja sama dengan jaringan tersebut, yang mereka tuduh berupaya mengacaukan negara dan memicu perpecahan internal, akan menghadapi tuntutan hukum.

Baca juga: Presiden Iran: Kerja Sama dengan IAEA Bergantung pada Pengakhiran Standar Ganda

Saluran tersebut juga menjadi sasaran kecaman selama 12 hari agresi Israel terhadap Iran baru-baru ini, dengan para kritikus mengatakan bahwa saluran tersebut berfungsi sebagai corong Israel dan mencoba membenarkan pembunuhan massal warga Iran oleh rezim pendudukan.

Jaringan berbahasa Persia yang berbasis di Inggris termasuk Iran International, BBC Persian, dan Manoto telah berulang kali dituduh oleh pejabat Iran menyebarkan disinformasi dan melakukan perang psikologis terhadap Iran.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *