Kocani, Purna Warta – Kebakaran besar terjadi di sebuah klub malam di Makedonia Utara saat konser, menewaskan sedikitnya 50 orang dan melukai puluhan lainnya, kata pihak berwenang setempat pada hari Minggu. Layanan darurat menanggapi kebakaran di Club Pulse di Kocani, sebuah kota berpenduduk hampir 25.000 jiwa di utara Makedonia, sekitar pukul 3 pagi waktu setempat. Para saksi menggambarkan pemandangan yang kacau saat tim penyelamat berusaha mengeluarkan korban selamat dari lokasi kebakaran.
Baca juga: Menhan Jerman: UE Perlu Pendekatan Bersama untuk Pengadaan Pertahanan
Pihak berwenang telah memulai penyelidikan atas penyebab kebakaran, dengan laporan awal menunjukkan penggunaan kembang api selama pertunjukan mungkin telah memicu kebakaran tersebut. “Jumlah korban dan korban luka dalam kebakaran tersebut sedang ditentukan,” kata kantor kejaksaan umum dalam sebuah pernyataan.
Media lokal melaporkan bahwa rumah sakit di kota itu kewalahan menampung korban, tidak mampu menampung banyaknya korban luka. “Kebakaran yang dahsyat dan tragis terjadi tadi malam… Pemandangan yang mengerikan dan perjuangan dramatis untuk menyelamatkan korban luka dan korban selamat terjadi pada dini hari,” lapor stasiun radio lokal.
Baca juga: Militan Tewaskan Lima Orang dalam Serangan Bom di Pakistan Barat Daya
Kebakaran itu diyakini sebagai bencana terburuk dalam sejarah Kocani. Petugas pemadam kebakaran dari kota-kota tetangga, bersama dengan tim medis darurat, bergegas ke tempat kejadian untuk memberikan bantuan. Laporan menunjukkan bahwa konser yang dihadiri sekitar 1.500 orang itu sedang berlangsung saat kebakaran terjadi.
Pihak berwenang telah menangkap penyelenggara acara, kata media lokal. Perdana Menteri Hristijan Mickoski melakukan perjalanan ke Kocani setelah tragedi itu.


