Kabul, Purna Warta – Sedikitnya 15 warga sipil tewas dan 20 lainnya terluka dalam sebuah ledakan di sebuah pertemuan di provinsi Ghazni Afghanistan pada hari Jumat (18/12).

Kementerian Dalam Negeri Afghanistan mengabarkan bahwa bahan peledak ditanam di sepeda motor yang diparkir di dekat sebuah rumah di desa Agha Jan di distrik Gelan.

Baca juga : 18 Organisasi HAM Serukan Biden Untuk Mendukung Hak Asasi Manusia di Bahrain

Laporan dari Tolo News menyebutkan bahwa tempat itu menjadi tempat berkumpulnya beberapa orang untuk menghadiri upacara pengajian.

Laporan media tersebut juga mengatakan bahwa semua yang meninggal adalah anak-anak.

Serangan teror terjadi di tengah tajamnya peningkatan kekerasan di negara itu meskipun ada upaya untuk penyelesaian politik konflik tersebut.

Sejauh ini tidak ada kelompok yang mengaku bertanggung jawab atas serangan itu.

Baca juga : Berlomba dengan Waktu, Mesir Ingin Tampung Sukhoi Rusia Sebelum Biden Kerja

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

nine − two =