Beijing, Purna Warta – Tiongkok pada Rabu mengecam keputusan Presiden AS Donald Trump untuk menarik diri dari UNESCO.
“Ini bukan sesuatu yang seharusnya dilakukan oleh negara besar,” ujar juru bicara Kementerian Luar Negeri Tiongkok, Guo Jiakun, dalam konferensi pers di Beijing ketika ditanya tentang keputusan Washington, yang akan berlaku efektif mulai 31 Desember 2026, lapor Anadolu Agency.
Baca juga: Iran dan Rusia Selesaikan Latihan Gabungan Angkatan Laut di Capsian
Menyatakan dukungan “tegas” untuk UNESCO, Guo mengatakan banyak negara “menyesalkan” keputusan AS, yang “sudah lama tidak membayar tunggakan” kepada badan PBB tersebut.
Tiongkok “menyerukan semua negara untuk menegaskan kembali komitmen mereka terhadap multilateralisme,” kata Guo, merujuk pada peringatan 80 tahun PBB.
Pada hari Selasa, AS mengumumkan penarikan diri ketiganya dari UNESCO, dengan alasan diterimanya Palestina sebagai anggota oleh organisasi tersebut dan bertentangan dengan kebijakan luar negeri “America First” pemerintahan Trump.
Namun, Guo mengatakan tujuan UNESCO adalah untuk memajukan kerja sama internasional di bidang pendidikan, sains, dan budaya, serta menjunjung tinggi perdamaian dan pembangunan bersama.


