Teheran, Purna Warta – Pemerintah Republik Tajikistan telah menyetujui rancangan nota kesepahaman (MoU) dengan Iran untuk menghapus persyaratan visa bagi pejabat pemegang paspor diplomatik dan dinas.
Baca juga: Komandan Iran: IRGC menjaga keamanan Teluk Persia dan Selat Hormuz
Menurut laporan media Tajikistan, menyusul keputusan yang dibuat pada hari Sabtu, kementerian luar negeri kedua negara akan menentukan waktu dan lokasi penandatanganan MoU, sesuai dengan prosedur yang telah ditetapkan.
Laporan juga menunjukkan bahwa amandemen kecil dapat dilakukan terhadap draf tersebut jika kedua belah pihak menganggapnya perlu. Perjanjian ini diharapkan dapat memperkuat hubungan diplomatik dan ekonomi antara kedua negara dan memfasilitasi perjalanan bagi para pejabat dan diplomat.
Tahun lalu, Tajikistan dan Iran mencabut persyaratan visa bagi pemegang paspor biasa, yang awalnya hanya berlaku bagi pelancong di rute penerbangan Dushanbe–Teheran dan Teheran–Dushanbe.
Berdasarkan perjanjian yang berlaku efektif pada Oktober 2024, warga negara dengan paspor biasa dari kedua negara dapat memasuki negara lain tanpa visa dan tinggal hingga 30 hari dalam 90 hari sejak kedatangan pertama mereka.


