Serangan Udara Junta Myanmar di Rumah Sakit Rakhine Menewaskan Setidaknya 33 Orang

Rakhine, Purna Warta – Setidaknya 33 orang tewas pada hari Rabu setelah pesawat junta Myanmar membom sebuah rumah sakit umum di kota Mrauk-U di negara bagian Rakhine, lapor Irrawaddy pada hari Kamis.

Baca juga: Pecahnya Pipa Air Melumpuhkan Kehidupan di Kota Israel Selama 2 Hari

Warga mengatakan sebuah jet junta menjatuhkan dua bom seberat 500 pon (226 kg) di fasilitas tersebut.

Serangan itu terjadi pada Hari Hak Asasi Manusia Internasional dan melukai 76 orang, termasuk 27 orang yang dilaporkan dalam kondisi kritis.

Secara terpisah, Komite Perwakilan Pyidaungsu Hluttaw (CRPH), sebuah kelompok mantan anggota parlemen dari parlemen terpilih terakhir, mengutuk serangan itu dan mengatakan waktunya “hanya semakin menyoroti kejahatan yang telah lama dilakukan oleh kudeta militer.”

“Kami mengutuk keras tindakan tidak manusiawi junta militer yang kejam yang mencoba mendapatkan legitimasi melalui pemilihan palsu. Tindakan ini hanya semakin menyoroti kejahatan yang telah lama dilakukan oleh kudeta militer,” tulis kelompok tersebut di X.

Dalam perkembangan terkait, bentrokan etnis telah memperdalam krisis kemanusiaan Myanmar karena negara tersebut masih terkunci dalam konflik hampir empat tahun setelah kudeta militer Februari 2021.

Baca juga:Serangan Israel Menghantam Lebanon Selatan

Pengambilalihan kekuasaan tersebut menggulingkan pemerintahan terpilih yang dipimpin oleh Liga Nasional untuk Demokrasi pimpinan Aung San Suu Kyi dan memperpanjang lebih dari empat tahun pemerintahan darurat.

Sementara itu, militer pada bulan Juli mengumumkan penyerahan kekuasaan secara nominal kepada pemerintahan sementara yang dipimpin sipil menjelang pemilihan yang direncanakan pada bulan Desember dan Januari, meskipun kepala junta tetap menjabat sebagai presiden sementara.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *