Menteri Pertahanan Pakistan: Israel Itu Jahat, Bersikap Lunak Adalah Kebodohan

Islamabad, Purna Warta – Menteri Pertahanan Pakistan mengecam Israel sebagai rezim jahat setelah serangannya di Doha, memperingatkan bahwa setiap upaya untuk bersikap lunak terhadap rezim Zionis adalah kesalahan berbahaya dan mendesak negara-negara Muslim untuk bersatu dan mengandalkan kekuatan mereka sendiri.

Baca juga: Tentara Nepal Berupaya Pulihkan Ketertiban Setelah Kekerasan Protes Meningkat

Dalam sebuah unggahan di akun X miliknya pada Selasa malam, Menteri Pertahanan Pakistan Khawaja Muhammad Asif mengecam rezim Zionis atas serangan mematikannya di Qatar.

“Saatnya negara-negara Muslim bersatu melawan Israel, negara jahat. Agendanya adalah untuk menangani dunia Muslim secara komprehensif dan menetralisir kekuatan ekonomi apa pun yang mereka miliki, berpikir bahwa bersikap lunak terhadap Israel akan membuat mereka aman adalah kebodohan,” katanya.

“Pakistan, negara yang rentan secara ekonomi, tetapi dengan pemerintahan yang tegas dan angkatan bersenjata profesional yang Alhamdulillah gagah berani, menghadapi India, negara yang 5 kali lebih besar, dan memberi mereka pelajaran. Tidak ada yang menjamin keamanan Anda, bantuan dari luar penting, tetapi ketangguhan datang dari dalam,” ujar Menteri Pertahanan Pakistan.

Unggahan tersebut muncul tak lama setelah Perdana Menteri Pakistan Shehbaz Sharif mengecam keras “pengeboman yang melanggar hukum dan keji” di Doha oleh pasukan Israel.

“Simpati dan solidaritas terdalam kami bersama Emir, Yang Mulia Sheikh Tamim bin Hamad Al Thani, Keluarga Kerajaan Qatar, serta rakyat Qatar di masa sulit ini,” kata Sharif.

Mengecam tindakan agresi Israel sebagai “sama sekali tidak dapat dibenarkan” dan “pelanggaran terang-terangan terhadap kedaulatan dan integritas wilayah Qatar”, Perdana Menteri Pakistan menekankan bahwa agresi tersebut merupakan provokasi berbahaya yang dapat membahayakan perdamaian dan stabilitas regional.

Baca juga: Dunia Arab Menanti Respons Qatar atas Agresi Israel

“Pakistan berdiri teguh bersama Negara Qatar, serta bersama rakyat Palestina melawan agresi Israel,” pungkasnya.

Rezim Israel pada hari Selasa menyerang pimpinan Hamas di ibu kota Qatar, sebuah tindakan agresi yang telah menuai kecaman internasional yang luas.

Hamas mengonfirmasi bahwa lima anggotanya, termasuk putra pemimpin senior Khalil al-Hayya, gugur dalam serangan tersebut. Seorang anggota pasukan keamanan Qatar juga tewas.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *