Pyongyang, Purna Warta – Korea Utara menembakkan beberapa rudal balistik dari ibu kotanya, Pyongyang, ke laut di lepas pantai timurnya sekitar pukul 07.50 waktu setempat pada hari Minggu, kata militer Korea Selatan.
Peluncuran rudal balistik Korea Utara pertama dalam dua bulan ini terjadi ketika Presiden Korea Selatan Lee Jae Myung akan melakukan kunjungan kenegaraan ke Tiongkok mulai hari Minggu, di mana Seoul mengatakan perdamaian di Semenanjung Korea akan dibahas, lapor Reuters.
“Militer kami telah memperkuat pengawasan dan kewaspadaan sebagai persiapan untuk peluncuran lebih lanjut,” kata Kepala Staf Gabungan dalam sebuah pernyataan, seraya mengatakan bahwa mereka berbagi informasi secara erat dengan Amerika Serikat dan Jepang.
Rudal-rudal tersebut diyakini telah jatuh, menurut Kementerian Pertahanan Jepang.
Terakhir kali Pyongyang menguji rudal balistiknya adalah pada bulan November.
Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un menyerukan peningkatan kapasitas produksi senjata taktis berpemandu lebih dari dua kali lipat dalam kunjungan terbarunya ke pabrik amunisi pada hari Sabtu, menurut laporan media pemerintah Korea Utara.
Dalam beberapa minggu terakhir, Kim telah melakukan serangkaian kunjungan ke pabrik-pabrik yang memproduksi senjata, serta ke kapal selam bertenaga nuklir, dan telah mengawasi uji coba rudal menjelang Kongres Partai Buruh Kesembilan tahun ini untuk menetapkan tujuan kebijakan utama.
Presiden Tiongkok Xi Jinping akan menjamu Lee dalam kunjungan kenegaraan yang dimulai pada hari Minggu.
Wi Sung-lac, penasihat keamanan Lee, mengatakan Seoul mengharapkan Beijing untuk memainkan peran dalam mempromosikan perdamaian di Semenanjung Korea, tanpa menjelaskan detail agenda pertemuan puncak tersebut.
Agenda Lee dengan Xi termasuk membujuk China untuk memfasilitasi dialog dengan Korea Utara, kata para ahli, pada saat Korea Utara menolak upaya Lee.


