Islamabad, Purna Warta – Kelompok separatis Tentara Pembebasan Baloch (BLA) dilaporkan mengklaim menguasai kota Surab di provinsi Balochistan barat daya Pakistan setelah bentrokan hebat dengan pasukan keamanan, menurut beberapa media.
Baca juga: PBB Berencana Pangkas Anggaran 20%, Mungkin Pangkas 6.900 Pekerjaan di Tengah Krisis Pendanaan
BLA, dalam pernyataan resmi yang dikeluarkan pada hari Jumat, mengklaim para pejuangnya telah merebut fasilitas pemerintah utama di Surab, termasuk kantor polisi dan Levies, sebuah bank, dan gedung administrasi lainnya.
Visual yang beredar di media sosial menunjukkan orang-orang bersenjata menyita kendaraan dan senjata Angkatan Darat Pakistan, sementara gedung dan kendaraan pemerintah terlihat dibakar.
Kelompok itu juga menyatakan bahwa mereka telah memulai operasi pemeriksaan mendadak dan patroli di jalan raya Quetta-Karachi dan Surab-Gidar.
“Pejuang kebebasan kami telah menguasai penuh kota Surab,” kata BLA. “Para pejuang telah merebut sejumlah instalasi penting milik pemerintah, termasuk bank, kantor Levies, dan kantor polisi.”
Laporan dari media Pakistan menunjukkan bahwa perwira polisi senior Hidayat Ullah dikunci di dalam sebuah ruangan oleh para penyerang dari kelompok separatis dan kemudian meninggal karena sesak napas.
Perkiraan lokal dari tahun 2023 menunjukkan bahwa Surab memiliki populasi antara 35.000 dan 45.000 orang.
Pernyataan yang lebih rinci, menurut kelompok tersebut, akan segera dirilis ke media.


