Pyongyang, Purna Warta – Sebuah kapal perang besar milik Korea Utara terbalik saat diluncurkan di galangan kapal Chongjin pada 21 Mei. Kapal ini terbalik di depan pemimpin Korea Utara, Kim Jong Un, yang dikabarkan sangat marah. Setelah insiden itu, empat pejabat penting langsung ditangkap karena dianggap bertanggung jawab.
Baca Juga : Ibukota Afghanistan Terancam Kehabisan Air Total pada 2030
Yang bikin heboh, proses pengangkatan kapal ini dibantu oleh sekitar 40 balon besar yang mengambang di sekitar kapal. Gambar dari satelit menunjukkan balon-balon ini mengelilingi kapal selama proses penyelamatan. Para ahli belum tahu pasti fungsi balon itu, tapi ada yang bilang balon itu bisa membantu mengangkat kapal atau menutupi pemandangan dari satelit mata-mata.
Solusi Kreatif di Tengah Keterbatasan
Korea Utara memang sering menggunakan cara-cara yang tidak biasa karena akses ke teknologi modern terbatas. Mereka menggunakan peluncuran samping agar tidak perlu infrastruktur mahal. Walau gagal dan membuat kapal terbalik, mereka tetap mencari cara untuk menyelamatkannya dengan cepat.
Pemimpin Korea Utara memerintahkan kapal itu harus sudah berdiri dan diperbaiki sebelum akhir bulan. Ini menunjukkan betapa besar tekanan yang dirasakan para pekerja dan pejabat di sana. Mereka harus bergerak cepat atau bisa dihukum berat.
Proyek Kapal Perang Tetap Dilanjutkan
Setelah berhasil ditegakkan kembali, kapal perang itu akan dibawa ke tempat lain untuk diperbaiki total. Kapal ini adalah bagian dari rencana besar Korea Utara untuk membangun kekuatan militer laut yang lebih modern. Meski dianggap aneh oleh negara lain, Korea Utara justru dianggap punya cara sendiri yang kreatif untuk mengatasi keterbatasan.
Baca Juga : Thailand dan Kamboja Sepakat Tarik Mundur Pasukan ke Posisi Tahun 2024
Balon mungkin terlihat kuno atau aneh, tapi sebenarnya teknologi seperti ini pernah digunakan juga oleh negara besar dalam sejarah. Jadi, ini bukan sekadar kekonyolan, tapi mungkin bentuk inovasi dalam kondisi sulit.


