Iran: Iran dan China Memiliki Potensi Besar untuk Memperkuat Multilateralisme

Teheran, Purna Warta – Duta Besar Iran untuk China, Abdolreza Rahmani-Fazli, mengatakan bahwa Iran dan China, sebagai dua aktor independen dari Global South, memiliki kapasitas yang signifikan untuk memperkuat multilateralisme.

Baca juga: Menlu Iran: Iran Siap untuk Kesepakatan yang Adil dan Seimbang, Bukan Diktat

Dalam sebuah artikel yang diterbitkan di surat kabar China, People’s Daily, Rahmani-Fazli menggambarkan pertemuan trilateral baru-baru ini antara Iran, China, dan Arab Saudi yang diadakan di Teheran sebagai simbol dari “realisasi praktis” Inisiatif Keamanan Global.

Ia mengatakan bahwa dunia saat ini bergulat dengan empat defisit utama dan saling terkait: defisit perdamaian yang terlihat melalui perang yang terus-menerus dan diplomasi yang melemah; defisit pembangunan yang ditandai dengan kesenjangan Utara-Selatan yang semakin besar, krisis utang, rantai pasokan yang terganggu, dan akses sumber daya yang tidak adil; Defisit keamanan yang dipicu oleh ancaman transnasional yang meluas—termasuk terorisme dan kerawanan pangan serta siber—di samping pengamanan hubungan ekonomi dan teknologi; dan akhirnya, defisit tata kelola yang ditandai oleh lembaga internasional yang lemah, menurunnya kerja sama multilateral, dan dominasi standar ganda serta tindakan koersif unilateral.

Akibatnya, tambahnya, tatanan dunia saat ini telah kehilangan legitimasi dan efektivitasnya, kemungkinan konsensus global telah berkurang, polarisasi dan ketegangan telah meningkat, dan biaya kerja sama internasional telah meningkat secara substansial.

Duta Besar tersebut menekankan, “Dalam keadaan seperti itu, kerja sama erat antara negara-negara Global Selatan dan negara-negara lain yang memprioritaskan saling menghormati, kemerdekaan, dan pembangunan bersama menjadi semakin penting. Kerja sama ini dapat memberikan model yang layak untuk kemitraan pragmatis yang saling menguntungkan—yang menekankan sinergi, konvergensi, dan multilateralisme sejati daripada persaingan dan penahanan.”

Ia menambahkan bahwa Iran dan Tiongkok, sebagai dua aktor independen dari Global Selatan, memiliki potensi besar untuk memperkuat multilateralisme dalam lembaga-lembaga yang sedang berkembang.

Rahmani-Fazli mencatat bahwa keanggotaan penuh Iran dalam Organisasi Kerja Sama Shanghai (SCO) sejak tahun 2023 telah menciptakan platform baru untuk kerja sama dalam bidang keamanan, konektivitas regional, dan penanggulangan tindakan koersif sepihak. Selain itu, aksesi Iran ke BRICS pada Januari 2024 menawarkan peluang baru untuk keterlibatan aktif dalam mereformasi struktur tata kelola ekonomi global dan mendorong kerja sama Selatan-Selatan, tambahnya.

Baca juga: Araghchi: Tindakan AS Terhadap Venezuela Membahayakan Perdamaian Regional Dan Global

Dari perspektif yang lebih luas, duta besar tersebut menunjukkan bahwa Inisiatif Sabuk dan Jalan (BRI) telah menjadi simbol multilateralisme baru selama dekade terakhir. Lebih lanjut, keempat inisiatif global—tentang tata kelola global, pembangunan global, keamanan global, dan peradaban global—telah memberikan landasan praktis untuk memperluas kerja sama strategis di antara semua negara merdeka dan telah menciptakan peluang untuk konvergensi pada isu-isu kunci, catatnya.

Rahmani-Fazli mengatakan, “Pertemuan trilateral baru-baru ini antara Iran, Tiongkok, dan Arab Saudi di Teheran melambangkan ‘realisasi praktis’ dari Inisiatif Keamanan Global. Lebih penting lagi, kerja sama Selatan-Selatan, khususnya dalam kerangka Inisiatif Tata Kelola Global, telah membuka cakrawala baru bagi negara-negara, termasuk Iran, untuk secara aktif terlibat dalam membentuk aturan internasional.”

“Kerja sama ini dapat mempromosikan model tata kelola yang seimbang dan adil serta menunjukkan bahwa membangun interaksi berdasarkan kepercayaan, rasa hormat, dan kepentingan bersama adalah jalan terbaik menuju pembentukan tatanan global yang lebih adil dan berkelanjutan,” tambah duta besar tersebut.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *