Araghchi: Tindakan AS Terhadap Venezuela Membahayakan Perdamaian Regional Dan Global

Teheran, Purna Warta – Menteri Luar Negeri Abbas Araghchi mengutuk ancaman AS untuk menggunakan kekerasan terhadap Venezuela, menyebutnya sebagai pelanggaran terang-terangan terhadap prinsip-prinsip dasar hukum internasional dan Piagam PBB serta ancaman terhadap perdamaian dunia.

Baca juga: Presiden Pezeshkian Menekankan Penguatan Konvergensi Iran–Georgia Dalam Dinamika Baru Kaukasus

Araghchi menyampaikan pernyataan tersebut selama percakapan telepon dengan Menteri Luar Negeri Venezuela Yvan Gil Pinto pada hari Minggu, di mana kedua pihak membahas hubungan bilateral serta perkembangan di kawasan Karibia.

Ancaman aksi militer terhadap Venezuela, bersama dengan tindakan yang merusak keamanan maritim di Karibia, merupakan pelanggaran nyata terhadap hukum internasional dan Piagam PBB, kata menteri luar negeri Iran.

Ia menyampaikan solidaritas dan dukungan Iran kepada rakyat dan pemerintah terpilih Venezuela, menekankan tanggung jawab komunitas internasional untuk dengan tegas menentang apa yang ia gambarkan sebagai tindakan ilegal dan sepihak.

Araghchi memperingatkan bahwa tindakan tersebut merupakan ancaman nyata bagi perdamaian dan stabilitas regional dan global.

Merujuk pada hubungan yang sangat baik antara Iran dan Venezuela di berbagai bidang, menteri luar negeri Iran menggarisbawahi tekad para pemimpin kedua negara untuk memperkuat dan memperluas hubungan bilateral sesuai dengan kepentingan kedua negara.

Baca juga: Presiden Pezeshkian: Kerja Sama Iran-EAEU Membuka Jalan Bagi Kawasan Yang Kuat

Sementara itu, menteri luar negeri Venezuela berterima kasih kepada Iran atas pendiriannya yang berprinsip dan ungkapan solidaritasnya kepada rakyat Venezuela dan pemerintah terpilih mereka dalam menghadapi apa yang ia gambarkan sebagai ancaman dan sanksi ilegal dan tidak adil yang dikenakan oleh AS.

Ia menekankan tekad pemerintah dan bangsa Venezuela untuk mempertahankan kedaulatan dan kemerdekaan nasional negara tersebut dari tekanan eksternal.

Kedua menteri luar negeri juga menekankan pentingnya memperkuat koordinasi dan kerja sama bilateral dan multilateral dalam forum internasional untuk menghadapi unilateralisme dan untuk mempertahankan kedaulatan bangsa.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *