Manila, Purna Warta – Dampak peningkatan monsun barat daya dan siklon tropis dirasakan oleh lebih dari 380.000 penduduk di delapan wilayah di Filipina, media pemerintah melaporkan pada hari Minggu.
Setidaknya 382.000 orang atau 110.000 keluarga di delapan wilayah terkena dampak gabungan dari peningkatan musim barat daya (habagat) dan siklon tropis Luis dan Maymay, lapor Kantor Berita Filipina, mengutip Dewan Pengurangan Risiko dan Manajemen Bencana Nasional.
Jumlah korban tewas tetap enam, sementara tujuh lainnya luka-luka.
Gangguan cuaca juga menyebabkan 148 rumah rusak, 138 rumah rusak sebagian dan 10 rumah rusak total.
Dua korban jiwa disebabkan oleh tanah longsor yang dipicu oleh hujan lebat, dua akibat longsor batu, dan dua lainnya akibat tenggelam dan sengatan listrik, menurut laporan resmi.
Menurut dewan tersebut, 86 pusat evakuasi telah diaktifkan, menampung 2.200 keluarga atau 7.300 orang. Sebanyak 1.132 keluarga lainnya, atau 3.700 jiwa, tinggal di luar pusat evakuasi.


