Walmart Memperkenalkan Langkah Antipencurian yang Tidak Biasa di Tengah Meningkatnya Kejahatan Ritel

Washington, Purna Warta – Pengecer di seluruh AS seperti Walmart beralih ke langkah ekstrem antipencurian seperti mengunci daging di kandang logam. Seorang pembeli Walmart terkejut menemukan daging panggang terkunci di kandang logam, menyoroti meningkatnya penggunaan taktik keamanan ekstrem di toko ritel AS yang menghadapi pencurian yang meningkat.

Baca juga: Pria Ditangkap setelah Mencoba Mengakses Atap Trump Tower di Manhattan

Sebuah video TikTok yang viral telah menarik perhatian pada kemasan antipencurian baru di toko Walmart, tempat daging panggang New York diamankan di kandang kawat logam.

Setiap paket diikat dengan kait pengunci yang mengharuskan staf toko untuk membukanya menggunakan perangkat khusus. Jika tidak dilepas, perangkat tersebut memicu alarm di pintu keluar toko. Seorang penonton bertanya: “Apa yang terjadi di negeri yang bebas?”

Yang lain berkomentar: “Alih-alih membuat makanan terjangkau, mereka malah memenjarakannya.” Yang ketiga, yang mengidentifikasi diri sebagai warga Kanada, berkata: “Saya pikir kalian sudah kehilangan arah.”

Langkah ini dilakukan di tengah maraknya pencurian ritel, khususnya di konter swalayan, yang mendorong peritel besar untuk mengambil tindakan pencegahan yang semakin agresif.

Costco telah menanggapi dengan menempatkan staf di pintu keluar untuk memeriksa kembali struk dengan barang-barang di keranjang belanja pelanggan.

Sam’s Club, jaringan gudang Walmart, telah menghapus swalayan sama sekali dan memperkenalkan belanja yang digerakkan oleh AI.

Sistem baru ini memungkinkan pembeli menggunakan aplikasi Sam’s Club untuk memindai kode batang saat berbelanja, meletakkan barang di keranjang belanja, dan membayar di aplikasi sebelum pergi.

Walmart juga telah menyematkan kode batang tersembunyi ke dalam kemasan produk merek toko tertentu.

Kode-kode tak kasat mata ini, yang tidak dapat dideteksi oleh mata telanjang, dapat dibaca oleh pemindai dan dirancang untuk menangkap mereka yang mencoba melewatkan pemindaian barang.

Apotek seperti CVS dan Walgreens kini menyimpan sebagian besar produk di balik kotak perspex, yang mengharuskan bantuan karyawan untuk mengaksesnya — sebuah metode yang dimaksudkan untuk mencegah pencurian dengan cara cepat.

Namun, CEO Walgreens baru-baru ini mengakui bahwa taktik tersebut gagal mengurangi pencurian dan malah menyebabkan penurunan penjualan.

Baca juga: Anak di antara Sedikitnya 10 Tewas Saat Serangan Israel Menghantam Penampungan Sekolah Gaza

Dalam satu kasus yang banyak dilaporkan, Gregory Lewis, kepala Bok Academy North di Florida, ditangkap karena mencuri barang senilai $37,45 dari kasir mandiri Walmart.

Selama penangkapannya, Lewis mengaku: “Kami duduk-duduk sambil berbicara, ‘Hei, saya melakukan ini.’ Biarkan saya mencoba dan melihat apa yang bisa saya lakukan.”

Ia menambahkan: “Saya melakukan sesuatu yang bodoh hari ini dan saya memahaminya.”

Pengecer di seluruh negeri terus bergulat dengan menyeimbangkan kenyamanan, keamanan, dan kepercayaan pelanggan seiring dengan tren pencurian yang terus berkembang.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *