Pemerintahan Trump Batalkan Laporan Kelaparan Tahunan AS

Washigton, Purna Warta – Pemerintahan Trump mengumumkan penghentian studi yang telah berlangsung selama 30 tahun tersebut, menyebutnya “berlebihan dan dipolitisasi,” sehingga menimbulkan kekhawatiran tentang upaya penanggulangan kelaparan di Amerika Serikat.

Baca juga: Portugal akan Akui Negara Palestina

Pemerintahan Presiden Amerika Serikat Donald Trump telah memutuskan untuk menghentikan laporan tahunan pemerintah federal tentang kelaparan di seluruh negeri, yang menimbulkan kekhawatiran di antara para advokat bagi warga Amerika berpenghasilan rendah, yang berpendapat bahwa pembatalan survei tersebut akan mempersulit upaya penanggulangan kelaparan.

Inisiatif untuk menerbitkan laporan kelaparan tahunan diluncurkan di bawah pemerintahan mantan Presiden Bill Clinton pada tahun 1990-an, dengan laporan tersebut berfungsi sebagai sumber resmi utama tentang kerawanan pangan nasional dan tren kelaparan di AS selama beberapa dekade terakhir.

Departemen Pertanian pada hari Sabtu mengumumkan penghentian survei yang “berlebihan, mahal, dan dipolitisasi”, dengan mengatakan, “Studi yang tidak relevan tidak lebih dari sekadar penebar ketakutan,” menurut CNN.

“Selama 30 tahun, studi ini—yang awalnya dibuat oleh pemerintahan Clinton sebagai sarana untuk mendukung peningkatan kelayakan dan alokasi manfaat SNAP—gagal menyajikan apa pun selain sekadar umpan subjektif dan liberal,” kata departemen tersebut, merujuk pada Program Bantuan Nutrisi Tambahan, yang merupakan nama resmi untuk kupon makanan.

Awal tahun ini, Presiden Trump dan Kongres yang dipimpin Partai Republik juga menyetujui paket kebijakan domestik yang luas yang mencakup pengurangan signifikan pada program kupon makanan.

Akibatnya, sekitar 2,4 juta warga Amerika lebih sedikit, termasuk keluarga dengan anak-anak, diperkirakan akan menerima manfaat kupon makanan dalam rata-rata bulan. Penerima lainnya juga diperkirakan akan mengalami penyusutan bantuan bulanan mereka di saat harga bahan makanan tetap tinggi.

Baca juga: Mantan PM Selandia Baru Desak Aksi untuk Menghentikan Genosida yang Berkelanjutan di Gaza

Para advokat untuk masyarakat berpenghasilan rendah menyuarakan kekhawatiran tentang penghentian laporan kelaparan tahunan, dengan mengatakan bahwa pemerintahan Trump “mengirimkan sinyal bahwa melacak dan memerangi kelaparan bukan lagi prioritas,” CNN mengutip Eric Mitchell, presiden Alliance to End Hunger, dalam sebuah pernyataan.

Ia mengatakan bahwa penghentian studi tersebut merupakan “pukulan” bagi para pembuat kebijakan dan advokat yang mengandalkan data tersebut untuk meningkatkan kehidupan warga sekitar yang mengalami kerawanan pangan, di saat terdapat kekhawatiran mengenai inflasi pangan dan SNAP telah mengalami pemotongan dana yang signifikan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *