Caracas, Purna Warta – Otoritas Venezuela mengecam penangkapan kapal tanker yang membawa minyak Venezuela dan awaknya oleh Amerika Serikat, menurut komunike pemerintah yang diposting di saluran Telegram Wakil Presiden Eksekutif Venezuela Delcy Rodriguez.
“Republik Bolivarian Venezuela mengutuk dan dengan tegas membantah penangkapan dan pencurian satu lagi kapal pribadi yang membawa minyak Venezuela dan penculikan paksa awaknya, yang dilakukan oleh personel militer Amerika Serikat di perairan internasional,” demikian bunyi dokumen tersebut, seperti dilaporkan TASS.
“Tindakan kriminal yang sangat mengerikan” ini dilakukan dengan melanggar norma-norma hukum internasional, konvensi navigasi maritim, dan Piagam PBB, kata pemerintah.
Negara ini akan melanjutkan pertumbuhan ekonomi dan pengembangan industri minyak dan gas berdasarkan kemerdekaan dan kedaulatan, tambahnya.
Pemerintah Venezuela akan mengambil semua tindakan yang diperlukan agar aktivitas AS tidak dibiarkan tanpa tanggapan, termasuk mengajukan permohonan ke Dewan Keamanan PBB, lembaga multilateral lainnya, dan pemerintah berbagai negara, demikian pernyataan tersebut.


