Media Israel: Pernyataan Trump Mengejutkan Israel

Trump5

Tehran, Purna Warta – Menurut laporan yang dikutip oleh media Iran, Avi Ashkenazi, jurnalis dan analis urusan militer di harian Maariv, menyoroti kebingungan yang muncul di kalangan pejabat militer Israel setelah pernyataan Presiden Donald Trump mengenai kemungkinan perundingan dengan Iran.

Ashkenazi mengatakan bahwa pertanyaan utama yang muncul adalah dengan pihak mana sebenarnya Trump melakukan negosiasi.

Ia menyatakan:

“Pertanyaan yang muncul adalah: dengan siapa Trump bernegosiasi? Ada kemungkinan Trump sedang mencari jalan untuk mundur dari sikap kerasnya, setelah sebelumnya mengeluarkan ancaman dramatis untuk menutup Strait of Hormuz dalam waktu 48 jam.”

Kemungkinan Kesepakatan AS–Iran

Ashkenazi menambahkan bahwa pada akhirnya kemungkinan akan tercapai suatu kesepakatan antara Amerika Serikat dan Iran, karena setiap tindakan militer pada akhirnya harus menghasilkan dampak politik.

Namun, menurutnya, pertanyaan yang lebih penting adalah apakah Iran bersedia menerima sejumlah syarat, seperti:

menghentikan program nuklirnya,
menghentikan proyek rudal balistik,
serta menjamin pembukaan Selat Hormuz bagi lalu lintas energi global.
Trump Dinilai Mengelola “Perang Ekonomi” atas Harga Minyak

Ashkenazi juga menyatakan bahwa Trump saat ini tengah menjalankan semacam “perang ekonomi” terkait harga minyak global.

Menurutnya, langkah Trump untuk menurunkan ketegangan pada hari sebelumnya kemungkinan bertujuan menenangkan pasar energi internasional.

Militer Israel Mengaku Tidak Mengetahui Detail Negosiasi

Dalam laporan yang sama, Ashkenazi mengutip seorang sumber senior di militer Israel yang mengatakan bahwa pihak militer tidak mengetahui adanya proses negosiasi tersebut.

Sumber tersebut mengatakan:

“Saya tidak mengetahui adanya negosiasi. Ini adalah masalah politik. Kami bertindak sesuai dengan instruksi dari tingkat politik, dan hanya akan berubah jika kami diberi perintah lain.”

Operasi Militer Bisa Meningkat

Ashkenazi juga menyinggung kemungkinan meningkatnya operasi militer Israel di Iran dan Lebanon dalam beberapa hari mendatang.

Sebelumnya, Presiden Donald Trump menyatakan bahwa ia ingin mencapai kesepakatan dengan Iran dan mengklaim telah terjadi pembicaraan serius antara kedua pihak.

Trump juga mengumumkan bahwa ia telah menetapkan penundaan selama lima hari terhadap rencana serangan terhadap infrastruktur energi Iran.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *