Apakah Israel Perwakilan Yahudi?

Israel jews

Washington, Purna Warta – Komunitas Yahudi Ortodoks di New York menggelar aksi protes menentang kejahatan rezim Israel, khususnya terkait tindakan brutalnya di Gaza.

Baca juga: Iran Tolak Solusi Dua Negara untuk Palestina dan Penjelasan yang Dimaksud dengan Model Satu Negara

Ratusan Yahudi Ortodoks turun ke jalan dengan membawa poster bertuliskan: “Anti-Zionisme bukan anti-Semitisme” dan “Netanyahu dan Ben-Gvir adalah musuh nomor satu bangsa Yahudi.” Menurut laporan Pars Today, para pengunjuk rasa juga menegaskan bahwa mereka akan menggelar aksi yang lebih besar saat Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu hadir di markas besar Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).

Rabi David Feldman, salah satu peserta aksi, kepada kantor berita Anadolu mengatakan: “Kunjungan Netanyahu ke PBB menimbulkan kesan keliru di mata dunia bahwa ia mewakili seluruh orang Yahudi dan bahwa tindakannya didukung oleh ajaran Yahudi. Padahal, semua yang dibela Israel dan Benjamin Netanyahu sepenuhnya bertentangan dengan ajaran Yahudi dan menjadi sumber rasa malu bagi bangsa kami.”

Dalam konteks ini, harian Israel Haaretz menulis: “Sedang muncul satu generasi Yahudi yang melihat diri mereka terpisah dari Israel.” Surat kabar itu mengutip pernyataan aktris Yahudi Amerika berusia 30 tahun, Hannah Einbinder: “Sebagai seorang Yahudi Amerika, saya merasa malu dan marah bahwa pembantaian rakyat Gaza didanai oleh pembayar pajak AS.” Einbinder menekankan: “Tanggung jawab saya sebagai Yahudi adalah membedakan antara orang Yahudi dan pemerintah Israel.”

Baca juga: Ekosida Sistemik: Perang 2 Tahun Israel Hancurkan Lingkungan Gaza, Picu Aksi Global

Ia menegaskan sikapnya dengan menyerukan “Free Palestine” saat menerima penghargaan Emmy — sebuah tindakan yang menurut Haaretz menunjukkan adanya pergeseran besar dalam cara generasi muda Yahudi Amerika memandang Israel dibandingkan generasi sebelumnya. Media itu juga menambahkan: “Jumlah tokoh Yahudi di Hollywood yang secara terbuka menjauhkan diri dari Israel terus bertambah. Mereka ingin melindungi diri dan keyakinan mereka dari sebuah pemerintahan yang mereka anggap merugikan mereka.”

Sementara itu, Avraham Burg, mantan Ketua Knesset Israel, juga menyatakan: “Saya mendukung agar Israel dimintai pertanggungjawaban di pengadilan internasional. Jika Israel melakukan kesalahan, tindakan jahat, kebrutalan, atau kejahatan, maka ia harus diadili.”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *