Iran Bersemangat Kerja Sama dengan AfCFTA

Teheran, Purna Warta – Menteri Luar Negeri Abbas Araqchi menyatakan kesediaan Iran untuk kerja sama ekonomi dengan Afrika dalam kerangka Kawasan Perdagangan Bebas Benua Afrika (AfCFTA).

Baca juga: Iran Kecam Standar Ganda Prancis Terkait Hak Asasi Manusia

Teheran yakin bahwa Iran dan negara-negara Afrika dapat saling melengkapi di bidang ekonomi dan memperluas hubungan mereka yang telah terjalin selama ribuan tahun, kata Araqchi pada hari Minggu.

Menteri luar negeri Iran menyampaikan pernyataan tersebut pada acara yang diadakan di Teheran untuk memperingati Hari Afrika 2025.

Berikut ini adalah teks lengkap pidatonya:

Demi Tuhan Yang Maha Pengasih dan Penyayang

Para pejabat Iran yang terhormat yang hadir,

Para duta besar yang terhormat,

Rekan-rekan yang terhormat,

Para tamu terhormat, hadirin sekalian,

Pertama-tama, saya ingin menyampaikan rasa senang saya untuk memperingati momen akbar Hari Afrika ini bersama teman-teman Afrika saya. Acara internasional ini mencerminkan nilai-nilai bersama dalam komunitas Afrika. Benua Afrika, dengan populasi 1,4 miliar di 55 negara dan entitas politik, merupakan rumah bagi populasi muda dan dinamis dengan keragaman bahasa dan budaya yang kaya. Meskipun ada keragaman ini, keberadaan nilai-nilai bersama telah mendorong upaya menuju persatuan yang lebih besar di antara negara-negara Afrika. Mungkin inilah sebabnya Uni Afrika, sebagai salah satu organisasi regional yang paling penting dan berpengaruh, memiliki tempat khusus di panggung global. Lebih jauh lagi, pada tanggal 25 Mei setiap tahun, Hari Afrika dirayakan dengan sangat meriah di seluruh negara Afrika dan di seluruh dunia.

Bertemu dengan Anda, teman-teman Afrika saya, mengingatkan kita pada upaya negara-negara Afrika untuk memutus rantai penindasan dan, di sisi lain, berjuang untuk kemajuan dan masa depan yang lebih baik. Warisan para pemimpin Afrika yang hebat dari Kwame Nkrumah, Julius Nyerere, dan Jomo Kenyatta hingga Nelson Mandela akan tetap hidup selamanya. Saya juga ingin mengambil kesempatan ini untuk menghormati Sam Nujoma, pemimpin kemerdekaan Namibia, yang telah meninggal dunia.

Seperti yang disorot dalam slogan Uni Afrika 2025, “Keadilan bagi Orang Afrika dan Orang-orang Keturunan Afrika melalui Reparasi,” yang ditujukan untuk mengatasi ketidakadilan historis dan dampaknya yang bertahan lama di benua itu; dan hari ini menandai 62 tahun sejak keberhasilan pembentukan Organisasi Persatuan Afrika, yang para pewarisnya merayakan pencapaian yang berharga ini.

Negara-negara Afrika tidak hanya menjadi pewaris yang layak atas pencapaian ini tetapi juga telah berusaha untuk membangunnya. Upaya Afrika untuk memperoleh kursi di Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa menunjukkan seberapa besar benua itu telah menambahkan pencapaian baru yang signifikan pada fondasi awalnya. Semua ini menunjukkan bahwa Afrika tidak terbatas pada pencapaian masa lalu tetapi menciptakan penghargaan baru setiap hari.

Para tamu yang terhormat,

Afrika, dengan budaya dan sejarahnya yang kaya yang penuh dengan pasang surut, telah memulai langkah besar menuju pembangunan, yang patut dipuji. Hari ini, kita menyaksikan upaya bijaksana Afrika untuk mencapai pencapaian yang signifikan, di antaranya pembentukan Area Perdagangan Bebas Benua Afrika menonjol sebagai salah satu yang paling penting. Ini membentuk zona perdagangan terbesar di dunia dengan populasi melebihi 1,4 miliar.

Baca juga: Iran Kecam Serangan Israel terhadap Palestina

Republik Islam Iran, mengingat hubungannya yang mengakar dengan Afrika, mencari kerja sama ekonomi dengan kawasan ini dalam kerangka Area Perdagangan Bebas Benua Afrika dan negara-negara Afrika, percaya bahwa Iran dan negara-negara Afrika dapat saling melengkapi di arena ini dan memperluas hubungan mereka yang telah berusia ribuan tahun.

Kelimpahan sumber daya alam Afrika dan akses Iran ke teknologi modern memberikan respons yang sesuai untuk kebutuhan kedua belah pihak. Selain itu, penyelenggaraan forum kerja sama ekonomi Iran-Afrika putaran ketiga yang sukses bulan lalu, yang disambut hangat oleh para pejabat tinggi Anda, menjanjikan masa depan yang cerah untuk memperluas kerja sama bersama antara Iran dan Afrika, yang akan semakin diperkuat dalam pertemuan puncak mendatang.

Para peserta yang terhormat,

Hadirin sekalian,

Seperti yang Anda ketahui, Republik Islam Iran telah berdiri di samping Afrika sebagai sahabat lama. Sekarang, lebih dari setengah abad setelah terjalinnya hubungan diplomatik antara kedua belah pihak, kita harus mengambil langkah-langkah yang layak untuk menjaga hubungan ini. Koalisi Global Selatan, dengan memulai rencana dan tatanan baru, mencerminkan tekad bangsa kita untuk nasib bersama dan persaudaraan di jalur pertumbuhan dan pembangunan.

Republik Islam Iran dengan bangga dan sebagai pengakuan atas persahabatan yang telah lama terjalin dan bersifat kemanusiaan ini menyatakan kesiapannya untuk bekerja sama di semua bidang yang memungkinkan termasuk politik, ekonomi, industri kecil dan menengah, pertambangan dan infrastruktur, pertukaran profesor dan mahasiswa, pencapaian ilmiah, pelatihan sumber daya manusia, pariwisata kesehatan, layanan dan peralatan medis, pertanian, jaringan irigasi, pembangunan bendungan, dan bidang serupa lainnya dengan sahabat Afrika.

Saya senang memberi tahu Anda bahwa pemerintahan Dr. Pezeshkian memberi penekanan khusus pada isu-isu Afrika, dan saya berharap kerja sama ini akan memiliki masa depan yang cerah.

Sebagai penutup, Republik Islam Iran, sebagaimana telah bersama Afrika di masa lalu, akan melanjutkan persahabatan ini dan menganggap kemakmuran Afrika sebagai miliknya sendiri.

Saya berharap setiap negara persaudaraan dan bangsa-bangsa mulia di Afrika semakin makmur.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *