Iran Kecam Standar Ganda Prancis Terkait Hak Asasi Manusia

Teheran, Purna Warta  – Juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran mengecam penangkapan sewenang-wenang seorang wanita Iran di Prancis atas tuduhan palsu sebagai bukti standar ganda pemerintah Eropa terkait hak asasi manusia.

Baca juga: Iran Kecam Serangan Israel terhadap Palestina

Saat ditanya tentang penangkapan wanita Iran Mahdieh Esfandiari di Prancis, Esmaeil Baqaei mengatakan dalam konferensi pers pada hari Senin bahwa Kementerian Luar Negeri berkewajiban untuk melindungi hak-hak warga negara, di mana pun warga Iran dilecehkan.

Juru bicara tersebut mengecam “penangkapan sewenang-wenang” terhadap wanita Iran di Prancis, dengan mengatakan bahwa ia ditangkap atas dasar tuduhan yang tidak berdasar dan semata-mata karena mendukung rakyat Palestina.

Saat menyerukan pembebasan Esfandiari, Baqaei mengatakan penangkapannya mengungkap standar ganda Prancis terkait hak asasi manusia.

Juru bicara itu juga mengecam Prancis karena mengajukan gugatan terhadap Iran ke Mahkamah Internasional (ICJ), dengan mengatakan Prancis menggunakan organisasi hukum sebagai alat.

Dalam sebuah unggahan di akun X miliknya pada Minggu malam, Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araqchi membantah dukungan palsu pemerintah Prancis terhadap hak asasi manusia dan mengecam dukungannya terhadap kekejaman rezim Israel terhadap Palestina.

Baca juga: Araghchi Peringatkan tentang Respons Keras Iran jika Mekanisme Snapback Diterapkan

“Banyak pelanggaran yang mengolok-olok ‘aktivisme hak asasi manusia’ Prancis. Namun, mungkin tidak ada yang membuat kemunafikan itu sejelas pendekatan Prancis terhadap rezim Israel dan kejahatan perangnya,” kata Araqchi.

“Jangan beri kami orang Iran ceramah. Kalian sama sekali tidak punya otoritas moral,” kata diplomat tinggi Iran itu kepada otoritas Prancis.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *