Apa Prediksi Ayatullah Khamenei tentang Ukraina Tiga Tahun lalu?

Purna Warta – Akun media KHAMENEI.IR di jejaring sosial menerbitkan peringatan Pemimpin Revolusi Islam Ayatullah Khamenei, yang diberikan tiga tahun lalu, kepada negara-negara yang bergantung pada Amerika Serikat seperti Ukraina.

Baca juga: Sembilan Orang Ditangkap di Dealer Tesla New York Saat Protes Anti-Musk Pecah

Tiga tahun lalu, pada hari-hari awal perang Ukraina, Imam Khamenei, Pemimpin Revolusi Islam, memberikan analisis strategis tentang akar krisis ini dan menekankan bahwa Ukraina telah menjadi korban kebijakan pemicu krisis Amerika.

Ayatullah Khamenei mengidentifikasi campur tangan AS dalam urusan internal Ukraina, dukungan untuk kudeta beludru, dan revolusi warna sebagai faktor utama di balik krisis ini. Imam Khamenei menambahkan: “Dukungan kekuatan Barat untuk negara-negara dan pemerintah yang menjadi boneka mereka adalah ilusi; tidak memiliki realitas. Semua pemerintah harus mengetahui hal ini.”

Menurut Pars Today, kini, setelah tiga tahun berlalu, keakuratan analisis Pemimpin tersebut semakin terbukti. Pada Sabtu malam, media KHAMENEI.IR menerbitkan sebuah tweet yang menampilkan kutipan dari Ayatullah Khamenei dalam bahasa Persia dan Ukraina: “Pelajaran pertama dari masalah Ukraina adalah bahwa dukungan kekuatan Barat untuk negara-negara dan pemerintah yang menjadi boneka mereka adalah ilusi. Semua pemerintah harus mengetahui hal ini. Negara-negara yang bergantung pada AS dan Eropa harus melihat keadaan Ukraina saat ini.”

Baca juga: Iran Kecam Pengeboman Mematikan di Pakistan; Tekankan Persatuan Regional Lawan Teror

Pada hari Jumat, Donald Trump dan Volodymyr Zelenskyy, presiden Amerika Serikat dan Ukraina, duduk bersama di Gedung Putih sehingga Zelenskyy dapat menyerahkan apa yang tersisa dari negaranya—tambang dan sumber daya alamnya—kepada AS. Namun, pertemuan ini berubah menjadi perdebatan sengit di antara mereka di depan media. Trump, wakil presidennya, dan bahkan orang-orang di sekitarnya berulang kali meneriaki Zelenskyy di depan wartawan. Pada satu titik, Trump bahkan mendorong Zelenskyy dan dengan tegas menyuruhnya diam!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *