Yaman Mengecam Keras Serangan Teroris Israel terhadap Media Negara Iran

Teheran, Purna Warta – Yaman mengecam keras serangan teroris brutal rezim Israel terhadap lembaga penyiaran negara Republik Islam Iran, dan bersumpah untuk mendukung Iran dalam melawan agresi Zionis.

Dalam pernyataan tegas, Kementerian Informasi Yaman, bersama dengan organisasi media Ansarullah dan badan media Yaman lainnya mengecam serangan biadab Israel terhadap kantor pusat Lembaga Penyiaran Republik Islam Iran (IRIB) di Teheran.

Kementerian tersebut mengecam serangan tersebut sebagai “serangan biadab” yang mengakibatkan sejumlah jurnalis dan staf media Iran menjadi syahid dan terluka.

“Tindakan kriminal ini merupakan perpanjangan yang jelas dari agresi rezim Zionis terhadap Republik Islam Iran dan pelanggaran terang-terangan terhadap kebebasan media dan hak-hak jurnalis,” demikian bunyi pernyataan tersebut.

Kementerian tersebut meminta organisasi media internasional, serikat jurnalis, dan lembaga yang mengadvokasi kebebasan pers untuk mengambil sikap tegas terhadap serangan teroris rezim Israel terhadap IRIB.

Kementerian tersebut mendesak masyarakat global untuk menekan badan-badan internasional agar meminta pertanggungjawaban para penjahat Zionis dan membawa mereka ke pengadilan.

Dalam pernyataan terpisah, Perusahaan Radio dan Televisi Nasional Yaman juga mengutuk serangan tersebut dengan keras.

Organisasi tersebut menyuarakan solidaritas penuhnya dengan IRIB dan memuji keberanian serta ketahanan staf dan manajemennya.

Kementerian tersebut menegaskan kembali dukungannya yang tak tergoyahkan terhadap Republik Islam Iran dan semua profesional media yang berdiri di garis depan kebenaran.

Kantor berita Ansarullah menyuarakan sentimen ini, dengan mengeluarkan pernyataan tegas yang mengecam “agresi pengecut dan kriminal rezim Zionis terhadap media nasional Iran.” Pernyataan itu menekankan bahwa serangan keji seperti itu tidak akan pernah menghalangi rakyat dan lembaga Iran untuk berdiri teguh melawan kejahatan Zionis. “Sebaliknya,” pernyataan itu menambahkan, “serangan itu hanya akan memperkuat tekad dan tekad Iran untuk terus melawan entitas Zionis.”

Kecaman itu muncul setelah pengeboman besar-besaran Israel pada Senin malam yang menargetkan kompleks IRIB di Teheran. Serangan biadab itu menyebabkan Masoumeh Azimi, seorang anggota staf di sekretariat IRIB, tewas syahid akibat gelombang kejut dari ledakan yang menghantam gedung berdinding kaca itu. Pada Senin pagi, IRINN (Jaringan Berita Republik Islam Iran) juga melaporkan kematian Nima Rajabpour, seorang editor berita IRIB, yang meninggal karena luka-lukanya. Serangan itu memicu kemarahan global, terutama setelah rekaman penyiar IRIB Sahar Emami beredar luas.

Meskipun suara ledakan mengerikan dan studio dipenuhi asap dan puing, ia dengan berani melanjutkan siarannya, secara terbuka mengecam rezim Zionis.

Pengguna media sosial dari seluruh dunia mengecam serangan itu sebagai upaya putus asa oleh pendudukan Israel untuk membungkam suara kebenaran.

Mereka menekankan bahwa operasi teroris semacam itu hanya memperdalam aib Israel di panggung global dan mengungkap ketidakberdayaannya yang semakin besar.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *