Tehran, Purna Warta – Dalam pernyataan ke-27 yang dirilis oleh militer Republik Islam Iran disebutkan: dengan mengenang para komandan pemberani dan syahid Iran tercinta—Amir Major General Abdolrahim Mousavi, Major General Mohammad Pakpour, dan Major General Amir Hatami Nasirzadeh—disebutkan bahwa dalam kelanjutan operasi drone sejak dini hari ini, organisasi intelijen Aman (Israeli Military Intelligence Directorate), unit operasi siber Unit 8200, pusat pemrosesan data, serta lokasi berkumpulnya sejumlah jet tempur milik rezim zionis pendudukan Al-Quds di wilayah Palestina yang diduduki telah menjadi sasaran serangan drone militer Republik Islam Iran.
Menurut pernyataan militer tersebut, Aman merupakan bagian dari struktur intelijen rezim Zionis, sementara Unit 8200 bertanggung jawab atas pengumpulan sinyal intelijen, penyadapan komunikasi digital, serta pelaksanaan operasi siber ofensif.
Dalam pernyataan itu juga ditegaskan bahwa serangan drone ke arah wilayah Palestina yang diduduki akan terus berlanjut. Para prajurit Islamic Republic of Iran Army, dengan pertolongan Tuhan Yang Maha Kuasa dan dengan seluruh kemampuan yang dimiliki, akan membalas darah suci para warga Iran, pemimpin yang pemberani, serta para komandan mereka yang gugur.


