Teheran, Purna Warta – Tiga orang menjadi martir di provinsi Hormozgan di Iran selatan setelah pasukan AS melancarkan serangan baru ke wilayah sipil pada hari Selasa, sementara beberapa lokasi di provinsi tetangga Bushehr juga berulang kali terkena serangan musuh.
Baca juga: IRGC Menargetkan Fasilitas Pangkalan Udara AS di Yordania sebagai Serangan Pembalasan
Serangan tersebut menandai serangkaian pelanggaran Amerika terhadap nota kesepahaman Iran-AS dan berlanjutnya agresi militer terhadap negara tersebut.
Menurut Kantor Gubernur Jenderal Hormozgan, serangan AS menargetkan wilayah sipil di Bandar Abbas bagian barat serta Kabupaten Hajiabad.
Para pejabat mengkonfirmasi bahwa serangan terhadap bangunan perlindungan lingkungan di desa Seyyed Jowzar menewaskan tiga orang.
Sementara itu, Gubernur Bushehr Mohammad Mozaffari mengatakan pasukan AS menyerang dua lokasi di Kabupaten Bushehr dalam tiga gelombang terpisah pada Selasa dini hari.
Dia mengatakan serangan tersebut terjadi di satu wilayah di kota Bushehr dan wilayah lain di dekat kota Choghadak, dan menggambarkannya sebagai bagian dari tindakan permusuhan yang terus dilakukan Washington dan pelanggaran berulang terhadap nota kesepahaman Islamabad.
Baca juga: Iran Mengecam Penunjukan IRGC Inggris sebagai Pelanggaran Provokatif terhadap Hukum Internasional
Menurut penilaian awal di lapangan, serangan dini hari tersebut tidak menimbulkan korban atau cedera, dan situasi keamanan di seluruh wilayah Bushehr masih terkendali sepenuhnya, Mozaffari menambahkan.
Pejabat tersebut kemudian melaporkan bahwa empat ledakan lagi terdengar di kota Bushehr sekitar tengah hari ketika serangan AS terus berlanjut. Tidak ada korban yang dikonfirmasi dari serangan tersebut pada saat laporan ini dibuat.
Koresponden Tasnim juga melaporkan bahwa distrik pusat Kabupaten Dashti terkena proyektil sekitar tengah hari, sebelum diserang kedua tidak lama kemudian.


