Teheran, Purna Warta – Persiapan besar telah dilakukan untuk aksi pawai massal di seluruh Iran pada hari Rabu untuk memperingati ulang tahun ke-47 kemenangan Revolusi Islam, dengan upacara yang akan dimulai serentak di seluruh negeri. Seorang pejabat di Dewan Koordinasi Pembangunan Islam mengatakan demonstrasi akan dimulai pukul 09.30 di seluruh negeri pada tanggal 11 Februari.
Baca juga: Qalibaf: Iran Menempuh Diplomasi Sambil Memperkuat Kekuatan Pertahanan Secara Bersamaan
Ia mengatakan salah satu pejabat tinggi negara akan menjadi pembicara utama upacara Bahman ke-22 tahun ini di Teheran.
Pejabat tersebut menambahkan bahwa lebih dari 7.700 jurnalis akan meliput aksi unjuk rasa hari Rabu, termasuk 200 reporter asing yang telah menerima izin kegiatan dan akan ditempatkan di sepanjang rute pawai.
Ia juga mengumumkan bahwa lebih dari 2.000 stan layanan dan budaya akan didirikan di Teheran oleh berbagai kelompok.
Menurut pejabat tersebut, organisasi militer dan kedirgantaraan juga akan memamerkan peralatan dan pencapaian terbaru mereka untuk pertama kalinya di sepanjang rute pawai, bertujuan untuk menunjukkan kekuatan ilmiah dan keahlian militer negara bersama rakyat.
Gambar para martir kerusuhan Januari akan dipajang di sepanjang rute, dan keluarga para martir akan hadir secara aktif dalam upacara tersebut, katanya.
Dalam pesan yang disiarkan televisi pada hari Senin, Pemimpin Revolusi Islam Ayatollah Seyed Ali Khamenei menggambarkan tanggal 22 Bahman sebagai hari di mana kekuatan dan martabat bangsa Iran diungkapkan setiap tahunnya.
“Aksi unjuk rasa ini tidak tertandingi di dunia. Di seluruh dunia, kami tidak mengetahui adanya negara yang memperingati hari kemerdekaan atau hari nasionalnya dengan cara ini setiap tahun, setelah sekian lama berlalu, dan dengan kerumunan massa yang begitu besar, yang diadakan di seluruh negeri dan mampu menunjukkan diri mereka dengan cara ini,” kata Pemimpin Tertinggi.
Baca juga: Menlu Araqchi: Iran Menempuh Diplomasi Sambil Siap Perang
“Pada hari ini, bangsa Iran menunjukkan diri mereka dengan turun ke jalan, dan dengan melakukan itu, mereka memaksa mereka yang menginginkan Iran Islam, Republik Islam, dan kepentingan bangsa ini, untuk mundur,” kata Ayatollah Khamenei, menambahkan, “Kami berharap, insya Allah, tanggal 22 Bahman ini, seperti setiap tanggal 22 Bahman di tahun-tahun sebelumnya, akan semakin memperbesar keagungan bangsa Iran, akan meningkatkannya, dan akan merendahkan bangsa-bangsa lain, pemerintah, kekuatan, dan lainnya di hadapan bangsa Iran. Dan, insya Allah, ini pasti akan terjadi.”


