Teheran, Purna Warta – Ketua Parlemen Iran Mohammad Baqer Qalibaf mengatakan sudah saatnya melaksanakan rencana yang telah dirancang sebelumnya terhadap rezim Zionis menyusul perang agresi AS-Israel yang dikenakan pada Iran.
Baca juga: Araqchi Membongkar ‘Penguasaan Negara’ AS oleh Lobi Pro-Israel
“Jika rezim Israel tidak dapat mencegat rudal di daerah Dimona yang sangat terlindungi, secara operasional itu merupakan tanda memasuki fase pertempuran baru; langit Israel tak berdaya,” kata Ketua Parlemen Iran dalam sebuah unggahan di akun X-nya.
“Akibatnya, tampaknya sudah saatnya untuk melaksanakan rencana yang telah dirancang sebelumnya,” tambah Mohammad Baqer Qalibaf.
Amerika Serikat dan rezim Israel melancarkan kampanye militer skala besar tanpa provokasi terhadap Iran setelah pembunuhan Pemimpin Revolusi Islam Ayatollah Seyed Ali Khamenei, bersama beberapa komandan militer senior dan warga sipil pada 28 Februari.
Baca juga: Iran dan Oman Membahas Perkembangan Regional
Serangan tersebut melibatkan serangan udara ekstensif terhadap lokasi militer dan sipil di seluruh Iran, menyebabkan banyak korban dan kerusakan infrastruktur yang meluas.
Sebagai tanggapan, Angkatan Bersenjata Iran telah melakukan operasi pembalasan, menargetkan posisi Amerika dan Israel di wilayah pendudukan dan di pangkalan regional dengan gelombang rudal dan drone.


