Qalibaf: AS Harus Membayar Akibat Pembunuhan Warga Sipil di Iran

Teheran, Purna Warta – Ketua Parlemen Iran Mohammad Baqer Qalibaf mengutuk serangan rudal terbaru AS terhadap daerah pemukiman di Iran selatan, memperingatkan bahwa Washington “akan menanggung akibatnya” atas kejahatan ini.

Dalam postingan di akun X-nya, Qalibaf mengecam serangan AS terhadap rumah-rumah warga sipil di Pulau Qeshm, dan menggambarkannya sebagai kelanjutan dari kejahatan Amerika di kota Minab dan Lamerd di Iran selatan.

“Amerika Serikat mengotori tangannya dengan kejahatan baru setiap hari. Serangan teroris terhadap rumah-rumah warga sipil di Pulau Qeshm merupakan kelanjutan dari kejahatannya di Minab dan Lamerd,” katanya.

“Amerika sudah terbiasa menebus pukulan yang mereka derita di medan perang dengan menumpahkan darah orang-orang yang tidak bersalah. Mereka akan menanggung akibatnya,” Qalibaf memperingatkan.

Sebelumnya pada hari Kamis, AS melancarkan serangan rudal di beberapa lokasi di Iran selatan, termasuk Pulau Qeshm serta sebagian provinsi Bushehr, Fars dan Khuzestan.

Serangan paling mematikan terjadi di sebuah rumah di lingkungan Chah Tangu di Qeshm, di mana tiga anggota sebuah keluarga—seorang ayah, seorang ibu dan anak mereka yang berusia dua tahun—menjadi martir. Dua anak lainnya, berusia tujuh dan sembilan tahun, terluka dan dipindahkan ke rumah sakit.

Serangan Amerika lainnya menargetkan daerah dekat Choghadak di Provinsi Bushehr dan lokasi di kabupaten Kazeroun dan Farashband di Provinsi Fars, termasuk gedung olahraga.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *