Teheran, Purna Warta – Presiden Iran Masoud Pezeshkian memuji partisipasi besar-besaran masyarakat dalam latihan “Devoted to Iran” di Teheran, dan menggambarkan pertemuan tersebut sebagai manifestasi solidaritas, kohesi, dan kesetiaan nasional kepada Iran.
Pezeshkian menghadiri latihan pada hari Jumat pagi, di mana ia memuji para peserta atas kehadiran mereka yang luas dan mengatakan bahwa pertemuan mereka menunjukkan ikatan yang mendalam antara rakyat Iran dan tanah air mereka.
Presiden mengatakan partisipasi orang-orang dari berbagai lapisan masyarakat merupakan simbol yang jelas dari “ikatan mendalam antara bangsa dan Iran” dan tekad kolektif mereka untuk melindungi martabat, kemerdekaan, integritas teritorial, dan kekuatan negara.
Dia juga berterima kasih kepada masyarakat atas partisipasi mereka yang “bertanggung jawab dan terinformasi” dalam latihan ini.
Pezeshkian memuji kehadiran masyarakat dalam acara tersebut sebagai ekspresi tanggung jawab nasional dan keterikatan terhadap tanah air mereka. Dia menekankan bahwa “Iran adalah milik seluruh rakyat Iran” dan mengatakan bahwa menjaga martabat dan harga diri negara memerlukan “persatuan, solidaritas, dan partisipasi publik yang luas.”
Unjuk rasa besar-besaran “Janfada-ye Iran” (Dikhususkan untuk Iran) dimulai di Teheran pada Jumat pagi, menarik ratusan ribu orang, termasuk perempuan, generasi muda dan kelompok masyarakat lainnya, sementara pertemuan serentak diadakan di seluruh negeri.
Di Teheran, parade berkekuatan 313.000 orang membentang dari Lapangan Imam Hussein hingga Lapangan Enqelab, di samping pertunjukan drone Iran dan partisipasi para veteran perang Pertahanan Suci. Perempuan dan pemuda Iran juga mengambil bagian dalam bagian terpisah, sementara beberapa peserta mengenakan kain kafan sebagai simbol kesiapan mereka untuk mengorbankan diri demi membela Iran.
Menurut Jenderal Hassan-Zadeh, komandan Korps Pengawal Revolusi Islam Teheran Besar, sekitar 500.000 orang telah mendaftar untuk berpartisipasi dalam acara di Teheran. Angka 313 memiliki makna khusus dalam tradisi Islam, karena dikaitkan dengan Pertempuran Badar pada tahun 624 M, pertempuran besar pertama pada komunitas Muslim awal. Kampanye “Devoted to Iran” dimulai pada tanggal 29 Maret setelah agresi AS-Israel terhadap Iran dan sejak itu diperluas menjadi mobilisasi nasional, dengan penyelenggara mengatakan lebih dari 32 juta orang telah berpartisipasi.


