Presiden Iran: Pemakaman Mendiang Pemimpin Harus Melambangkan Persatuan Nasional

Pres Iran

Teheran, Purna Warta – Presiden Iran mengatakan prosesi pemakaman Pemimpin Revolusi Islam Ayatollah Sayid Ali Khamenei yang akan datang harus menjadi simbol persatuan dan kohesi nasional, dan menyerukan semua lapisan masyarakat untuk menghindari tindakan yang dapat merusak solidaritas.

Dalam komentarnya pada rapat kabinet pada hari Rabu, Masoud Pezeshkian menggambarkan upacara pemakaman Pemimpin Revolusi Islam yang syahid sebagai peristiwa bersejarah dan mendesak bangsa Iran untuk menunjukkan persatuan dan solidaritas melalui kehadiran publik secara besar-besaran.

Dia mengatakan pemakaman tersebut tidak hanya penting bagi Iran tetapi juga bagi dunia Muslim yang lebih luas.

“Pemimpin Revolusi Islam yang syahid bukan hanya milik Iran. Dia adalah tokoh berpengaruh di dunia Islam dan di antara komunitas Syiah global yang lebih luas,” kata presiden.

Sebagai penghormatan kepada Pemimpin yang syahid karena membela cita-cita Islam, persatuan umat Islam, solidaritas di kalangan umat Islam, dan perjuangan melawan penindasan dan intimidasi, Pezeshkian berkata, “Dengan kejelasan dan keberanian, dia menegakkan posisi lurusnya di hadapan kekuatan arogan di dunia.”

Presiden juga menyatakan harapannya bahwa partisipasi masyarakat Iran dalam skala besar dan bermartabat dalam upacara pemakaman akan sekali lagi menyampaikan pesan persatuan, kohesi, dan solidaritas bangsa kepada dunia.

Pezeshkian lebih lanjut menekankan bahwa bangsa Iran, dengan mengandalkan persatuan dan solidaritas internal sambil memperkuat konvergensi di antara negara-negara Islam, “akan melanjutkan jalur martabat, kemerdekaan, dan kemajuan dengan tekad dan tidak akan membiarkan kekuatan apa pun memaksa negara-negara Muslim untuk tunduk.”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *