Presiden Iran: Pekerja Iran di Garis Depan Kemandirian dan Kemajuan Nasional

Teheran, Purna Warta – Presiden Masoud Pezeshkian memuji komunitas buruh Iran atas perannya dalam kemajuan, produksi, dan ketahanan negara, serta menyoroti tekad pemerintah untuk melindungi hak-hak pekerja, keamanan kerja, dan mata pencaharian.

Dalam pesan yang menandai Hari Buruh Internasional pada 1 Mei, Presiden Pezeshkian mengatakan bahwa kesempatan ini memberikan peluang untuk menghargai para pria dan wanita yang, dengan tangan yang terampil, tekad yang teguh, pikiran yang kreatif, dan hati yang penuh harapan, telah menjunjung tinggi pilar-pilar utama pembangunan dan kemakmuran negara.

Mengingat pengalamannya sendiri sebagai buruh di masa remajanya, Pezeshkian mengatakan bahwa ia sepenuhnya memahami bahwa menjadi pekerja bukan hanya sekadar pekerjaan, tetapi cara hidup bermartabat, teguh menghadapi kesulitan, dan membangun masa depan yang lebih baik bagi keluarga dan tanah air.

Presiden mengatakan bahwa komunitas buruh Iran selalu memikul beban berat produksi dan pembangunan nasional dengan sabar, bertanggung jawab, dan berintegritas, menjaga harapan tetap hidup di antara rakyat Iran bahkan dalam kondisi yang paling sulit.

Ia menambahkan bahwa sejarah Iran dengan jelas menunjukkan bahwa selama periode kritis, dari masa Revolusi Islam dan era Pertahanan Suci hingga tantangan yang disebabkan oleh sanksi dan perang yang baru-baru ini dipaksakan oleh AS dan musuh Zionis, para pekerja negara telah memainkan peran penting melalui kegiatan produksi dan dukungan serta memberikan dukungan yang andal bagi kemerdekaan dan ketahanan bangsa.

Pezeshkian menyatakan bahwa saat ini, di bawah kondisi negara yang sensitif, para pekerja Iran berdiri bahu-membahu dengan Angkatan Bersenjata dan para pembela negara lainnya di garis depan upaya menuju kemandirian, ketahanan, dan kemajuan nasional.

Ia juga menggambarkan para pekerja sebagai pendukung terkuat pemerintah dalam proses membangun kembali kehancuran yang disebabkan oleh perang agresi AS-Israel.

Presiden mengatakan bahwa pemerintahannya, sejak awal masa jabatannya, telah menganggap dirinya berkomitmen untuk mengejar perlindungan hak-hak pekerja, meningkatkan keamanan kerja dan kondisi hidup, meningkatkan produktivitas, dan mencapai keadilan di tempat kerja melalui pendekatan yang bertanggung jawab dan empatik.

Pezeshkian menekankan bahwa kemajuan Iran tidak akan mungkin terjadi tanpa memastikan martabat, ketenangan pikiran, dan harapan bagi komunitas buruh.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *