Teheran, Purna Warta – Presiden Iran Masoud Pezeshkian menyampaikan belasungkawa kepada Venezuela menyusul gempa bumi mematikan yang melanda negara itu dan mengumumkan kesiapan Iran untuk memberikan bantuan kemanusiaan dan medis guna mendukung upaya bantuan.
Dalam pesannya kepada Penjabat Presiden Venezuela Delcy Rodriguez pada hari Kamis, Pezeshkian menyatakan simpati atas hilangnya nyawa dan cedera akibat gempa bumi dahsyat tersebut dan menyampaikan belasungkawa kepada keluarga para korban.
Presiden Iran mengatakan Republik Islam berdiri di samping pemerintah dan rakyat Venezuela setelah bencana tersebut dan menyatakan kesiapan Iran untuk memberikan bantuan darurat, dukungan medis, dan bantuan kemanusiaan untuk membantu mengurangi penderitaan mereka yang terkena dampak dan membantu operasi penyelamatan dan pemulihan yang sedang berlangsung.
Pezeshkian menggambarkan gempa bumi tersebut sebagai peristiwa tragis yang menyebabkan banyak korban jiwa dan material di beberapa wilayah di negara Amerika Latin tersebut dan menyuarakan keyakinan bahwa rakyat Venezuela akan mengatasi dampak bencana tersebut.
Menurut pihak berwenang Venezuela, setidaknya 188 orang tewas dan lebih dari 1.500 orang terluka setelah dua gempa bumi dahsyat melanda negara itu pada Rabu malam, merusak ratusan bangunan. Para pejabat memperingatkan bahwa jumlah korban tewas bisa bertambah karena tim penyelamat terus mencari korban selamat yang terperangkap di bawah reruntuhan.
Penjabat Presiden Delcy Rodriguez mengunjungi daerah yang terkena dampak dan mengumumkan keadaan darurat, sementara operasi di Bandara Internasional Simon Bolivar di Caracas dihentikan karena kerusakan akibat gempa.
Pesan belasungkawa dan tawaran bantuan internasional terus berdatangan ketika Venezuela merespons bencana tersebut, termasuk janji bantuan AS sebesar $150 juta. Organisasi-organisasi kemanusiaan juga telah memperingatkan bahwa gempa bumi dapat memberikan tekanan tambahan pada layanan publik dan memperparah kesulitan ekonomi di Venezuela, di mana jutaan orang diperkirakan membutuhkan bantuan kemanusiaan sebelum terjadinya bencana.


