Peneliti Institut Royan Iran Mengembangkan Database Mikrorna Terkait Kanker

Berlin, Purna Warta – Para peneliti di penelitian biomedis dan Institut Royan klinis Iran, bekerja sama dengan Universitas Duisburg-Essen di Jerman, telah mengembangkan namiRa, database yang dikurasi secara manual yang mengintegrasikan informasi yang divalidasi secara eksperimental tentang microRNA terkait kanker.

Menurut Kantor Humas Royan Institute, database tersebut dikembangkan dengan meninjau secara sistematis dan melakukan kurasi manual terhadap 9.983 publikasi ilmiah.

Tim peneliti, yang dipimpin oleh Dr. Sharif Moradi dan rekan-rekannya di Royan Institute bersama dengan para peneliti dari Universitas Duisburg-Essen, mengekstraksi dan mengintegrasikan data yang divalidasi secara eksperimental pada 1.095 mikroRNA manusia yang terkait dengan kanker.

MicroRNA, atau miRNA, adalah molekul RNA pengatur non-coding kecil yang mengontrol ekspresi gen dan memainkan peran penting dalam proses biologis termasuk proliferasi sel, diferensiasi, migrasi, kelangsungan hidup, dan apoptosis.

Ekspresi dan fungsi miRNA yang tidak normal telah dikaitkan dengan inisiasi dan perkembangan berbagai jenis kanker pada manusia, menjadikannya fokus penting dalam penelitian kanker dan onkologi presisi.

Para peneliti mengatakan namiRa, yang berarti “abadi” dalam bahasa Persia, memberikan informasi terstruktur tentang profil ekspresi miRNA, peran fungsional, metode deteksi, gen target yang divalidasi, dan jaringan regulasi di berbagai jenis kanker pada manusia.

Tidak seperti database yang utamanya menyediakan profil ekspresi atau informasi target miRNA, namiRa mengintegrasikan beberapa lapisan bukti yang divalidasi secara eksperimental.

Ini termasuk pola ekspresi miRNA, metodologi deteksi, karakterisasi fungsional dari studi in vitro dan in vivo, gen target yang divalidasi dan visualisasi interaktif jaringan regulasi miRNA.

Kerangka kerja terintegrasi ini dirancang untuk membantu para peneliti memeriksa peran miRNA dalam inisiasi, perkembangan dan metastasis kanker serta melakukan analisis komparatif terhadap berbagai jenis kanker.

Menurut para peneliti, namiRa dapat memfasilitasi identifikasi biomarker kanker, mempercepat penemuan target terapeutik dan mendukung penelitian kanker di masa depan.

Basis data ini juga menyatukan temuan-temuan eksperimental yang sebelumnya tersebar ke dalam sumber referensi terpadu untuk mendukung penelitian biomedis berbasis data dan penggunaan teknologi komputasi dalam pengobatan presisi.

Studi yang menggambarkan namiRa telah diterbitkan dalam jurnal internasional peer-review Computers in Biology and Medicine, yang diterbitkan oleh Elsevier.

Basis data namiRa tersedia secara gratis untuk komunitas ilmiah global melalui platform web akses terbuka di www.namira-db.com.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *