Museum di Iran Akan Dibuka Kembali Hanya setelah Izin Keamanan

Teheran, Purna Warta – Museum Iran akan tetap ditutup sampai otoritas keamanan senior negara itu menentukan bahwa kondisinya aman setelah perang agresi AS-Israel, kata Menteri Warisan Budaya, Pariwisata, dan Kerajinan Reza Salehi Amiri.

Berbicara tentang pembukaan kembali museum, Salehi Amiri mengatakan pada hari Minggu bahwa ada dua peraturan yang berlaku dalam situasi saat ini.

Yang pertama terdiri dari pedoman UNESCO yang dikeluarkan untuk negara-negara yang terkena dampak perang dan menyangkut tindakan darurat untuk melindungi benda-benda dan artefak bersejarah, yang menurutnya telah diterapkan sepenuhnya di Iran.

Pertimbangan kedua adalah penilaian terhadap situasi keamanan negara, kata menteri tersebut, seraya menambahkan bahwa kesimpulannya adalah museum tidak dapat dibuka kembali sampai stabilitas tercapai di tengah perang.

Dia mengatakan jutaan artefak sejarah dan peradaban Iran yang berharga saat ini disimpan di fasilitas penyimpanan yang aman.

Menteri mencatat bahwa 149 situs bersejarah mengalami kerusakan mulai dari 10% hingga 90%, namun menekankan bahwa tidak ada artefak sejarah, peradaban, atau museum yang berharga yang rusak.

Salehi Amiri mengaitkan pelestarian artefak tersebut dengan kepatuhan terhadap semua protokol internasional dan nasional.

Dia mengatakan kementerian biasanya berkonsultasi dengan Dewan Keamanan Nasional Tertinggi mengenai masalah ini, dan menambahkan bahwa museum akan dibuka kembali setelah otoritas keamanan senior secara resmi menentukan bahwa kondisinya aman.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *