Teheran, Purna Warta – Menteri Kebudayaan Iran menyoroti koordinasi antara diplomasi dan perlawanan, mengutip pernyataan Sekretaris Jenderal Hizbullah Sheikh Naim Qassem tentang peran nota kesepahaman Islamabad dalam menahan serangan Israel ke Lebanon.
Dalam postingan di akun X-nya, Abbas Salehi merujuk pada pernyataan Sekretaris Jenderal Hizbullah mengenai perjanjian tersebut dan menulis, “Hari ini, Syekh Naim Qassem mengingatkan kita bahwa nota kesepahaman Islamabad, dengan syarat tidak ada agresi terhadap Lebanon, menahan serangan Israel dan menyebabkan kembalinya 300.000 orang ke tanah air mereka.”
“Apresiasinya atas peran Iran dan nota kesepahaman Islamabad menunjukkan koordinasi antara diplomasi dan perlawanan,” tambah menteri Iran.
“Jangan sampai kita salah menafsirkan nota tersebut,” pungkas Salehi.


