Menlu Iran Kecam Ilusi Israel Raya sebagai Ancaman Eksistensial bagi Perdamaian Dunia

Teheran, Purna Warta – Menjelang pertemuan tingkat menteri luar biasa OKI di Jeddah, Menlu Iran Abbas Araqchi menggambarkan ambisi “Israel Raya” rezim Zionis sebagai ancaman serius bagi keamanan regional dan perdamaian global, serta menyerukan tindakan tegas untuk menghentikan genosida dan pendudukan.

Baca juga: Garda Revolusi Iran Nyatakan Dukungan untuk Pemerintahan Iran

Dalam sebuah artikel yang diterbitkan oleh surat kabar Asharq Al-Awsat berbahasa Arab, Menlu Iran memperingatkan ancaman eksistensial yang ditimbulkan oleh apa yang disebut ambisi “Israel Raya” rezim Zionis terhadap dunia Islam dan perdamaian internasional.

Ia menggambarkan tindakan Israel di Gaza sebagai genosida yang disengaja dan terorganisir, yang melibatkan pembunuhan massal perempuan dan anak-anak, pengungsian paksa, kelaparan, dan penghancuran infrastruktur sipil. Araqchi menekankan bahwa ini bukanlah konfrontasi militer sementara atau krisis kemanusiaan biasa, melainkan kampanye pembersihan etnis sistematis yang dilakukan di bawah kebisuan dan ketidakaktifan kekuatan Barat, khususnya Amerika Serikat.

Ia juga menyoroti bahwa agresi Israel meluas ke luar Gaza, dengan menyebutkan perluasan permukiman di Tepi Barat, serangan terhadap Lebanon dan Suriah, campur tangan di Yaman, dan aksi militer baru-baru ini di Iran, yang menurutnya telah menewaskan lebih dari seribu warga Iran.

Araqchi menggarisbawahi bahwa para pemimpin Israel secara terbuka menyatakan rencana ekspansionis yang mengancam kedaulatan negara-negara di kawasan, mulai dari Yordania, Mesir, Lebanon, Suriah, Arab Saudi, Irak, hingga Kuwait. Ia juga mengutuk dukungan Barat dan veto Dewan Keamanan yang berulang kali memungkinkan kekejaman Israel, menggambarkannya sebagai ancaman langsung terhadap keamanan regional dan global.

Araqchi lebih lanjut mendesak agar pertemuan tingkat menteri Organisasi Kerja Sama Islam (OKI) mendatang di Jeddah tidak hanya sekadar ungkapan solidaritas, tetapi juga harus mengambil langkah-langkah tegas. Ia menyerukan pembentukan koalisi internasional yang kuat untuk menghentikan genosida Israel, mencabut proyek-proyek ekspansionis dan pendudukan, mengadili para pemimpin Israel melalui Mahkamah Pidana Internasional dan badan hukum lainnya, menjatuhkan sanksi komprehensif, dan membangun koridor kemanusiaan yang aman untuk mengirimkan makanan, obat-obatan, dan bahan bakar kepada warga Palestina yang terkepung.

Baca juga: Menlu Iran Kunjungi Arab Saudi untuk Pertemuan OKI Bahas Krisis Gaza

Diplomat tertinggi Iran tersebut menekankan bahwa keraguan atau ketergantungan pada perjanjian yang menipu, seperti yang disebut Kesepakatan Abraham, akan mengkhianati rakyat Palestina dan mengancam keamanan serta kedaulatan seluruh kawasan.

Araqchi menggambarkan pertemuan OKI sebagai kesempatan bersejarah bagi dunia Islam untuk bersatu, melindungi penduduk yang tertindas, dan menjaga stabilitas regional, sekaligus memajukan tujuan jangka panjang negara Palestina yang merdeka dengan al-Quds sebagai ibu kotanya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *