Al-Quds, Purna Warta – Dilaporkan oleh Channel 13 Israel menyatakan bahwa militer Iran masih mampu melakukan serangan presisi terhadap target-target tertentu di dalam wilayah Israel, bahkan ketika serangan dari Hezbollah juga terus berlangsung secara bersamaan.
Menurut laporan saluran televisi tersebut: “Kami telah menyaksikan berbagai upaya untuk menjatuhkan pesawat Angkatan Udara Israel di wilayah Iran, dan hal ini mengingatkan bahwa ada musuh yang masih aktif dan memiliki kemampuan militer yang signifikan.”
Pernyataan Bertentangan dengan Klaim Washington
Laporan media Israel ini muncul di tengah klaim dari Donald Trump yang sebelumnya menyatakan bahwa Amerika Serikat telah “menghancurkan angkatan udara Iran serta sistem pertahanan udara dan radar Republik Islam”.
Namun pejabat militer Iran membantah klaim tersebut. Alireza Elhami, komandan Markas Pertahanan Udara Khatam al-Anbiya Air Defense Base, menyatakan bahwa sistem pertahanan udara Iran terus memantau secara akurat pergerakan jet tempur dan drone milik musuh.
Ia menegaskan bahwa Iran, dengan memanfaatkan teknologi modern dan peralatan produksi dalam negeri, memiliki kemampuan untuk menjatuhkan pesawat tempur generasi kelima serta drone canggih.
Klaim Iran: Puluhan Drone dan Rudal Ditembak Jatuh
Menurut Elhami, selama pertempuran yang sedang berlangsung, sistem pertahanan udara Iran berhasil menghancurkan sejumlah pesawat tempur canggih. Selain itu, lebih dari 160 drone dari berbagai jenis juga telah ditembak jatuh, termasuk drone General Atomics MQ-9 Reaper, Elbit Hermes 900, dan drone LUCAS UAV.
Ia juga menambahkan bahwa sistem pertahanan udara Iran telah berhasil mencegat puluhan rudal jelajah, dan menegaskan bahwa respons yang cepat dan presisi tersebut berhasil menggagalkan sejumlah serangan serta menepis apa yang disebutnya sebagai “propaganda palsu” dari pihak lawan.
Elhami menekankan bahwa keberhasilan menargetkan dan menjatuhkan pesawat tempur canggih merupakan hasil dari penerapan taktik militer kompleks, penggunaan peralatan modern, serta pengembangan sistem pertahanan udara oleh Islamic Republic of Iran Army dan Islamic Revolutionary Guard Corps.
Eskalasi Serangan Rudal Iran ke Israel
Pernyataan ini muncul di tengah meningkatnya konfrontasi langsung antara Iran dan Israel. Dalam beberapa pekan terakhir, Iran dilaporkan meluncurkan sejumlah gelombang serangan rudal dan drone ke wilayah Israel sebagai bagian dari operasi militer yang disebut Operasi Janji Sejati 4.
Serangan tersebut dilaporkan menargetkan sejumlah kota di Israel, termasuk Tel Aviv, Ramat Gan, dan Beersheba, serta beberapa fasilitas militer dan industri pertahanan.


