Kemenlu Iran: Pembunuhan Pencari Bantuan Gaza Menunjukkan Kebrutalan Israel yang Paling Parah

Teheran, Purna Warta – Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) Iran mengecam rezim Israel atas pembantaian lebih dari seribu warga Palestina yang mengantre makanan di Jalur Gaza dalam beberapa pekan terakhir.

Baca juga: Mantan Utusan AS: Pengeboman Situs Nuklir Iran adalah Kesalahan, Timbulkan Konsekuensi Tidak Terduga

Kemenlu Iran telah menyatakan keprihatinan yang mendalam atas memburuknya situasi kemanusiaan di Gaza dan mengecam keras pembunuhan berkelanjutan Israel terhadap warga Palestina dan penolakannya terhadap akses terhadap makanan, air, obat-obatan, dan kebutuhan pokok lainnya.

Dalam sebuah pernyataan yang dikeluarkan Selasa malam, kementerian tersebut mengatakan bahwa pembunuhan lebih dari seribu orang saat mereka sedang mengantre makanan dalam beberapa pekan terakhir, bersama dengan kematian ratusan lainnya karena kelaparan, menggarisbawahi kebrutalan rezim Israel.

Kementerian Luar Negeri Iran menyerukan tindakan segera, efektif, dan tegas dari komunitas internasional dan negara-negara regional untuk menghentikan genosida rakyat Palestina di Gaza, dan meringankan penderitaan mereka.

Pernyataan tersebut juga menegaskan bahwa blokade tidak manusiawi yang berkelanjutan di Gaza, pengeboman brutal terhadap tempat penampungan pengungsi, dan penargetan titik-titik distribusi bantuan kemanusiaan, yang telah menjadikannya perangkap pembunuhan massal warga sipil yang kelaparan dan kehausan, merupakan bukti kekejaman dan kekejaman rezim apartheid dan para pendukungnya.

Baca juga: Universitas Florence Italia Memutus Hubungan dengan Lembaga Ilmiah Israel

Kementerian tersebut selanjutnya mengkritik Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa atas kegagalannya memenuhi tanggung jawab hukumnya terkait agresi dan kejahatan perang rezim Israel, yang menurutnya semakin diperkuat berkat dukungan AS yang berkelanjutan.

Menurut pernyataan tersebut, Iran menekankan perlunya memperkuat solidaritas di antara semua negara merdeka dan Muslim untuk menghentikan genosida kolonial di Gaza.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *