Ankara, Purna Warta – Menurut laporan pemberitaan Turki, Omer Celik, juru bicara Partai AK, dalam pidatonya pada KTT STRATCOM 2026 yang diselenggarakan di Istanbul, menyampaikan pernyataan tersebut menyusul serangan yang dilakukan Amerika Serikat dan rezim Zionis terhadap Iran.
Ia mengatakan:
“Kemanusiaan sedang diserang dan orang-orang tak bersalah sedang dibunuh. Mereka tidak seharusnya disebut pemukim Israel, melainkan harus disebut sebagai perampas. Pihak Israel memiliki pandangan tentang perubahan rezim. Ini adalah tuntutan yang tidak sah. Jika ada sesuatu yang harus berubah hari ini, maka pemerintahan Netanyahu-lah yang harus berubah.”
Menurut laporan ISNA, Celik juga menyatakan bahwa para peserta dalam proses perundingan sebenarnya menyebutkan bahwa pembicaraan berjalan dengan kemajuan bertahap, namun serangan tersebut tetap terjadi.
Ia menegaskan:
“Serangan ini adalah serangan yang tidak manusiawi dan tidak sah. Serangan ini melanggar hukum internasional. Pihak Israel dengan menargetkan tujuan-tujuan tertentu memiliki tujuan perubahan rezim.”
Celik menambahkan:
“Jika Anda membombardir suatu negara hanya karena Anda tidak menyukai rezimnya, maka seluruh dunia akan saling berperang. Israel secara langsung menargetkan para jurnalis. Netanyahu adalah orang yang secara langsung menyetujui pembunuhan warga sipil. Jika ada sesuatu yang harus berubah hari ini, maka pemerintahan Netanyahu-lah yang harus berubah.”


