Teheran, Purna Warta – Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Iran, Esmaeil Baqaei, mengecam penghancuran sinagoge di Teheran di tengah perang agresi AS-Israel, dan mengecam kolusi antara Washington dan Tel Aviv sebagai “kejahatan perang yang tercela.”
Dalam unggahan di akun X-nya pada hari Selasa, Baqaei menyatakan kemarahannya atas penghancuran Sinagoge Rafieinia yang bersejarah, dan menggarisbawahi insiden tersebut sebagai penghinaan tragis terhadap warisan keagamaan dan nilai-nilai kolektif Iran.
“AS dan Israel meratakan Sinagoge Rafieinia yang bersejarah di jantung Teheran dan menodai gulungan Taurat,” katanya.
“Kejahatan perang yang keji ini dilakukan selama hari raya Yahudi, seperti yang dilaporkan oleh Homayoun Sameyah, perwakilan komunitas Yahudi Iran di Parlemen,” tambah Baqaei.
“Menyerang Sinagoge yang indah ini — seperti serangan terhadap masjid, gereja, sekolah, rumah sakit, daerah pemukiman, dan infrastruktur industri — dibenci oleh seluruh rakyat Iran,” kata juru bicara itu.
“Rakyat Iran bersatu dan bertekad untuk membela tanah air mereka,” tegasnya.


