Juru Bicara Iran Kecam Kebijakan Washington di Iran Sebagai ‘Parodi Murni’

Washington, Purna Warta – Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Iran Esmaeil Baqaei mengejek tindakan terbaru Washington terhadap Iran, dengan mengatakan bahwa tindakan tersebut mengungkap kelemahan upayanya untuk membangun koalisi anti-Iran.

Dalam postingan di akun X-nya, Baqaei mengejek keputusan AS untuk menyoroti partisipasi Bahrain meskipun hubungan ekonominya terbatas dengan Iran dan menghentikan pertukaran olahraga dan akademis Iran yang sudah tidak aktif selama bertahun-tahun.

“Kebijakan Washington terhadap Iran telah mencapai parodi murni,” tulis juru bicara itu.

“Bahrain – sebuah negara yang hampir tidak memiliki pertukaran ekonomi yang berarti dengan Iran – harus membuktikan bahwa ‘koalisi’ mereka berhasil,” katanya.

“Hal ini kemudian ‘menghentikan’ pertukaran olahraga dan akademis Iran yang telah mati selama bertahun-tahun,” tambah Baqaei.

“Mereka memberikan sanksi kepada mereka yang sudah diberi sanksi dan menyebut ruang kosong sebagai koalisi,” katanya.

Komentarnya muncul setelah Menteri Keuangan AS Scott Bessent mengumumkan kampanye tekanan ekonomi yang dijuluki “Operasi Pengasingan Ekonomi,” yang mengancam akan menargetkan pendapatan minyak dan kepentingan keuangan Iran di seluruh dunia dan menjatuhkan hukuman sekunder pada negara-negara dan perusahaan-perusahaan yang melakukan bisnis dengan Teheran.

Bessent mengklaim bahwa Washington berusaha untuk “memutus setiap jalur ekonomi” yang menopang Iran dan memperingatkan bahwa tidak ada entitas yang berada di luar jangkauan sanksi AS. Kampanye tersebut, yang digambarkannya sebagai “hari H ekonomi,” telah menuai kritik di Iran sebagai upaya Washington untuk menggunakan langkah-langkah ekonomi yang memaksa untuk mengisolasi negara tersebut dan menekan mitra internasionalnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *