Teheran, Purna Warta – Ketabahan, pengorbanan, dan tekad bangsa Iran menggagalkan tujuan rezim Israel dan pendukungnya di Amerika Serikat selama perang agresi 12 hari yang dilancarkan melawan Iran pada Juni 2025, kata juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran.
Dalam pesan yang diposting di akun X-nya pada tanggal 13 Juni pada peringatan satu tahun agresi militer rezim Zionis terhadap Iran, Esmaeil Baqaei mengatakan para agresor melancarkan serangan mereka dengan ilusi untuk mengamankan kemenangan, melanggar komitmen dan membuka jalan bagi serangan mendadak terhadap sebuah negara yang catatan perlawanan dan kekalahan musuhnya sudah tercatat sepanjang sejarah.
Dia mengatakan serangan militer Israel, yang dilakukan dengan dukungan Amerika Serikat, dimulai dengan pembunuhan pengecut terhadap pembela tanah air dan serangan terhadap fasilitas nuklir Iran.
Baqaei mencatat bahwa para agresor pada akhirnya gagal mencapai tujuan mereka karena keteguhan hati, perlawanan dan pengorbanan diri bangsa Iran mengubah ambisi musuh menjadi kekalahan dan aib.
Juru bicara tersebut mengatakan bahkan mereka yang berada di balik agresi tersebut kini telah mengakui bahwa mereka telah menghabiskan semua cara yang ada tanpa mencapai tujuan mereka.
Dia menambahkan bahwa hasil dari konflik tersebut menjadi contoh abadi dari kekuatan, ketekunan, dan upaya Iran untuk mencapai martabat.
Di akhir pesannya, Baqaei mengutip ayat-ayat penyair terkenal Iran Saeb Tabrizi untuk memperingati perlawanan dan ketahanan bangsa.


