Juru Bicara Iran: Diplomasi AS Dibangun Berdasarkan Janji yang Diingkari

Teheran, Purna Warta – Juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran mengatakan pengakuan presiden AS bahwa dia tidak pernah percaya pada nota kesepahaman Islamabad dan menganggapnya hanya membuang-buang waktu memperlihatkan pengabaian Washington terhadap diplomasi.

Dalam sebuah unggahan di akun X-nya pada hari Rabu, Esmaeil Baqaei mengatakan pernyataan Donald Trump menunjukkan betapa hampanya komitmen diplomatik AS, dan menunjuk pada rekam jejak Washington yang selalu mengingkari kewajibannya setiap kali hal tersebut menjadi tidak nyaman.

“Penghinaan Washington terhadap diplomasi sekali lagi terungkap. Pengakuan Presiden Trump bahwa ia tidak pernah percaya pada MoU Islamabad dan menganggapnya hanya membuang-buang waktu memperlihatkan kekosongan komitmen diplomatik mereka,” tulisnya.

“Bagi Iran, hal ini bukanlah hal yang baru. Washington mempunyai catatan panjang dalam mengingkari komitmennya dan memperlakukan kewajiban internasional sebagai hal yang dapat diabaikan kapan saja hal tersebut menjadi tidak nyaman,” tambah juru bicara tersebut.

“Sama sekali tidak ada pembenaran bagi negara-negara Eropa dan para pembela lainnya agar Washington terus menutupi kesalahan AS dan melindunginya dari pertanggungjawaban,” kata Baqaei.

“Pelanggaran komitmen tidak dapat dimaafkan, hukum internasional tidak dapat diterapkan secara selektif, dan tidak ada putaran politik yang dapat membebaskan Washington dari tanggung jawab,” katanya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *