Jurnalis Israel Marah di Siaran Langsung Setelah Pejabat Dinilai Menutup-nutupi Kegagalan Intersepsi Rudal Iran

Jurnalis

Al-Quds, Purna Warta – Seorang jurnalis militer dari media Israel Channel 14 (Israel) meluapkan kemarahan secara terbuka dalam siaran langsung, dengan mengkritik upaya para pejabat untuk menutupi serta membatasi sorotan terhadap kinerja sistem pertahanan udara Israel yang dinilai gagal menghadapi serangan rudal terbaru dari Iran.

Jurnalis tersebut, Hillel Biton Rosen, menyampaikan kritiknya setelah sejumlah rudal Iran berhasil melewati sistem pertahanan rudal Israel dan menghantam kota Dimona serta kota Arad di wilayah selatan Israel pada Minggu.

Serangan tersebut terjadi di tengah meningkatnya ketegangan militer antara Iran dan Israel.

Rekaman Serangan Menyebar di Media Sosial

Sejumlah rekaman yang beredar luas di media sosial menunjukkan momen-momen dampak rudal yang dramatis serta kerusakan besar setelah serangan balasan Iran.

Beberapa pengamat menggambarkan dampak serangan tersebut sebagai sangat menghancurkan. Laporan awal menyebutkan bahwa serangan itu menewaskan atau melukai lebih dari 200 orang, serta menyebabkan kerusakan signifikan pada sejumlah wilayah.

Kritik terhadap Penjelasan Militer

Dalam pernyataannya, Rosen menegaskan bahwa para pejabat Israel harus menjelaskan secara jelas kepada publik mengenai apa yang sebenarnya terjadi dalam serangan yang menargetkan Dimona—kota yang dikenal sebagai lokasi fasilitas nuklir utama Israel di dekat Negev Desert—serta kota Arad.

Ia menyatakan:

“Para pejabat harus menjelaskan kepada publik apa yang sebenarnya terjadi di Dimona dan Arad. Sistem pertahanan udara Israel telah gagal!”

Rosen juga mengungkapkan ketidakpuasannya terhadap pengarahan yang diberikan oleh pejabat militer senior Israel.

“Saya tidak menerima penjelasan para pejabat militer senior. Mengundang kami ke pengarahan lalu mengatakan bahwa ini hanya ‘kesalahan perhitungan’ dan meminta kami untuk tidak mengajukan pertanyaan lebih lanjut adalah sesuatu yang tidak dapat diterima.”

Media Ancam Terus Mengungkap Fakta

Rosen juga memperingatkan bahwa para jurnalis kemungkinan akan terus menekan otoritas Israel untuk memberikan penjelasan yang lebih transparan jika jawaban yang memadai tidak diberikan.

Ia mengatakan bahwa media siap meningkatkan tekanan publik jika diperlukan.

“Jika perlu, kami akan bersuara lebih keras dan menuntut penjelasan. Publik harus mengetahui dengan jelas mengapa rudal-rudal itu tidak berhasil dicegat.”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *