Teheran, Purna Warta – Juru bicara pemerintah Iran Fatemeh Mohajerani mengatakan Teheran akan melanjutkan pembicaraannya dengan negara-negara Eropa, tetapi tidak akan tunduk pada negosiasi yang “tidak terhormat”. “Negosiasi dengan negara-negara Eropa akan terus berlanjut dan semua orang tahu betul bahwa Iran tidak akan menerima negosiasi yang tidak terhormat,” kata Mohajerani dalam sebuah unggahan di akun X miliknya pada hari Sabtu.
Baca juga: Pezeshkian: Iran Tidak akan Mundur karena Sanksi Barat
Unggahannya muncul sehari setelah Pemimpin Revolusi Islam Ayatollah Seyyed Ali Khamenei mengatakan pengalaman telah menunjukkan bahwa negosiasi dengan AS tidak memengaruhi penyelesaian masalah Iran.
“Beberapa orang berpura-pura bahwa jika kita duduk di meja perundingan, beberapa masalah akan terpecahkan, tetapi fakta yang harus kita pahami dengan benar adalah bahwa bernegosiasi dengan AS tidak berpengaruh pada penyelesaian masalah negara,” kata Pemimpin tersebut pada hari Jumat.
Juru bicara pemerintah mengatakan negara saat ini membutuhkan lebih banyak persatuan dan solidaritas untuk menyelesaikan masalah.
Baca juga: Iran Kecam Rencana AS-Israel untuk Pemindahan Paksa Warga Gaza
Mohajerani menambahkan bahwa pemerintah menyadari semua masalah dan strateginya didasarkan pada penguatan persatuan nasional.
Sebelumnya pada hari Sabtu, Presiden Iran Masoud Pezeshkian mengatakan Teheran tidak akan mundur karena sanksi ilegal yang dipimpin Barat dan bahwa negara itu memiliki potensi besar untuk berdiri di atas negara-negara lain di kawasan Asia Barat.
Pezeshkian menambahkan bahwa musuh-musuh Iran keliru karena mengira negara itu akan mati kelaparan di bawah tekanan.


