Teheran, Purna Warta —Festival Film Pendek Internasional Teheran menawarkan kombinasi yang kuat antara keberanian, kreativitas, dan peluang karier bagi para sineas muda Iran, ujar Menteri Kebudayaan dan Bimbingan Islam Iran, Abbas Salehi.
Baca juga: Rezim Israel Menyita 70.000 Meter Persegi Tanah Tepi Barat yang Diduduki
Pada hari Selasa, Salehi dan kepala Organisasi Sinema, Raed Faridzadeh, menghadiri Festival Film Pendek Internasional Teheran ke-42, yang sedang berlangsung di Kompleks Bioskop Iran Mall di ibu kota.
Saleh mengatakan bahwa acara tersebut telah menjadi impian bagi para sineas muda, dan memuji tingginya partisipasi publik pada edisi terbaru festival tersebut.
Ia mengatakan lokasi festival berada di luar pusat kota Teheran, dan menambahkan bahwa meskipun demikian, acara tersebut telah menarik banyak penonton.
Ia menggambarkan festival ini sebagai impian jangka pendek bagi para kreator muda.
Itulah sebabnya film pendek kini telah mencapai status yang pantas di negara ini, ujarnya, seraya menyebut festival ini sebagai perpaduan antara keberanian dan kreativitas bagi para sutradara muda.
Di bagian lain sambutannya, Salehi merujuk pada pesan yang disampaikan oleh Presiden Masoud Pezeshkian untuk festival ini, yang menggarisbawahi pentingnya festival ini di tingkat administrasi tertinggi.
TISFF ke-42, yang disutradarai oleh Behrooz Shoaibi dan bertema “Rasionalitas dan Intelektualisme,” dimulai pada 19 Oktober 2025, di Kompleks Bioskop Iran Mall, Teheran utara, dan akan berlangsung selama lima hari.
Baca juga: Rezim Israel Mengakui Melanggar Gencatan Senjata dengan Menjatuhkan 153 Ton Bom di Gaza
Festival tahun ini menampilkan film fiksi, animasi, dokumenter, dan film eksperimental pilihan dari Iran dan seluruh dunia.
Diselenggarakan setiap tahun oleh Iranian Youth Cinema Society (IYCS), sebuah lembaga terkemuka untuk produksi sinema dan film pendek, TISFF secara resmi diakui oleh Academy Awards, yang membuat pemenang Hadiah Utamanya layak untuk dipertimbangkan dalam ajang Oscar.


