Iran Mengutuk Pelanggaran Kedaulatan Lebanon oleh Israel

Teheran, Purna Warta – Iran mengutuk keras terorisme dan pelanggaran kedaulatan Lebanon oleh Israel terhadap warga sipil setelah pesawat tempurnya terbang di atas wilayah tempat pemakaman mantan pemimpin Hizbullah diadakan.

Baca juga: IRGC: Pemakaman Nasrallah Gaung Perlawanan Global

Dalam unggahan di media sosial pada Minggu malam, juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran Esmaeil Baghaei mengatakan rezim tersebut mencapai titik terendah baru ketika jet tempurnya terbang pada ketinggian yang sangat rendah di atas upacara pemakaman.

Baghaei mengatakan pesawat tempur Israel berusaha keras untuk mengintimidasi ratusan ribu warga Lebanon yang pemberani dan lainnya yang berkumpul untuk memberi penghormatan kepada para pahlawan mereka, pemimpin Hizbullah yang gugur Sayyed Hassan Nasrallah dan wakilnya serta penggantinya yang ditunjuk Sayyed Hashem Safieddine.

Ia menekankan bahwa penerbangan itu tidak hanya merupakan pelanggaran serius terhadap kedaulatan dan integritas teritorial Lebanon, tetapi juga tindakan terorisme yang kejam terhadap warga sipil.

Baca juga: Netanyahu: Israel Tidak akan Izinkan Pasukan HTS di Suriah Selatan

Baghei meminta Dewan Keamanan PBB untuk mengutuk tindakan tersebut. Nasrallah, pemimpin perlawanan Lebanon yang ikonik, dibunuh dalam serangan Israel di Beirut selatan pada 27 September 2024, setelah kampanye pengeboman rezim tersebut selama seminggu yang menghantam banyak wilayah dari selatan negara itu hingga ibu kota.

Safieddine juga dibunuh dalam serangan Israel pada 3 Oktober 2024. Hizbullah menunda upacara pemakaman kedua pemimpin tersebut karena khawatir akan serangan Israel terhadap upacara tersebut.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *