Teheran, Purna Warta – Kementerian Luar Negeri Iran mengecam pelanggaran berkelanjutan rezim Zionis terhadap kedaulatan nasional Somalia, menyebut tindakan tersebut sebagai upaya nyata untuk menggoyahkan negara-negara Islam dan menabur perpecahan di kawasan tersebut.
Dalam pernyataan yang dirilis pada Senin malam, Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Iran Esmaeil Baqaei mengecam penunjukan utusan diplomatik oleh rezim Israel ke wilayah yang disebut Somaliland, yang merupakan bagian dari Republik Federal Somalia.
Ia menggambarkan langkah tersebut sebagai tanda jelas konspirasi Tel Aviv untuk menggoyahkan negara-negara Islam dan menciptakan perselisihan di antara negara-negara regional.
Baqaei menyatakan bahwa tindakan sewenang-wenang Israel tersebut jelas bertentangan dengan Piagam PBB dan hukum internasional, dan merupakan pelanggaran terhadap kedaulatan, kemerdekaan, dan integritas teritorial negara berdaulat.
Juru bicara Iran itu juga mengingatkan Perserikatan Bangsa-Bangsa, Organisasi Kerja Sama Islam, Uni Afrika, dan semua negara tentang tanggung jawab mereka untuk menghadapi pelanggaran hukum, ekspansionisme, dan campur tangan rezim Israel dalam urusan internal negara lain.


