Iran Menegaskan Kembali Tekad untuk Mempertahankan Kedaulatannya

Teheran, Purna Warta – Menteri Luar Negeri Abbas Araqchi menyoroti tekad kuat Iran untuk menggunakan semua kapasitas yang tersedia untuk mempertahankan kedaulatan dan integritas wilayahnya dalam menghadapi agresi militer AS-Israel yang sedang berlangsung.

Dalam percakapan telepon pada Sabtu malam, Araqchi dan mitranya dari Pakistan, Muhammad Ishaq Dar, membahas perkembangan regional terbaru dan hubungan bilateral.

Ishaq Dar menguraikan upaya diplomatik Pakistan yang bertujuan untuk menghentikan agresi militer AS-Israel terhadap Iran dan memulihkan perdamaian dan stabilitas di kawasan tersebut. Ia menekankan pentingnya konsultasi berkelanjutan untuk mencapai tujuan ini.

Sementara itu, Araqchi menyampaikan apresiasi atas upaya baik Pakistan dan menjelaskan kejahatan yang dilakukan oleh Amerika Serikat dan rezim Israel selama 35 hari terakhir. Menurutnya, serangan-serangan tersebut termasuk serangan terhadap infrastruktur industri dan produksi Iran, fasilitas nuklir damai yang dijaga ketat, rumah sakit, sekolah, universitas, dan daerah pemukiman.

Araqchi menekankan perlunya respons internasional yang tegas terhadap pelanggaran hukum internasional yang belum pernah terjadi sebelumnya.

Menteri Luar Negeri Iran tersebut selanjutnya menggarisbawahi bahwa AS dan rezim Zionis, sebagai inisiator perang yang dipaksakan, bertanggung jawab atas ketidakamanan saat ini di kawasan tersebut dan dampaknya secara global.

Ia menegaskan kembali bahwa Iran tetap teguh untuk terus mempertahankan kedaulatan nasional dan integritas wilayahnya dengan menggunakan semua kemampuan yang tersedia.

AS dan rezim Israel melancarkan kampanye militer skala besar tanpa provokasi terhadap Iran setelah pembunuhan Pemimpin Revolusi Islam saat itu, Ayatollah Seyed Ali Khamenei, bersama dengan beberapa komandan militer senior dan warga sipil pada 28 Februari.

Serangan-serangan tersebut melibatkan serangan udara yang luas terhadap lokasi militer dan sipil di seluruh Iran, menyebabkan banyak korban jiwa dan kerusakan infrastruktur yang meluas.

Sebagai tanggapan, Angkatan Bersenjata Iran telah melakukan operasi pembalasan, menargetkan posisi Amerika dan Israel di wilayah pendudukan dan di pangkalan-pangkalan regional dengan gelombang rudal dan drone.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *