Teheran, Purna Warta – Juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran menyerukan penerapan penuh peta jalan yang disepakati untuk Yaman, dengan mengatakan kembalinya dialog adalah satu-satunya solusi yang layak terhadap krisis negara tersebut dan mendesak upaya untuk mencegah ketidakstabilan lebih lanjut di kawasan.
Mengekspresikan keprihatinan atas ketegangan baru-baru ini antara Arab Saudi dan Yaman, Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Iran Esmaeil Baqaei menekankan perlunya mengupayakan penyelesaian konflik yang adil.
Baqaei mengatakan Iran sangat prihatin dengan ketegangan baru-baru ini antara Arab Saudi dan Yaman dan menggarisbawahi pentingnya upaya mencapai solusi yang adil terhadap krisis Yaman sambil mencegah ketidakamanan dan ketidakstabilan lebih lanjut di kawasan.
Dia menekankan bahwa krisis di Yaman tidak memiliki solusi militer, dan menggambarkan kembalinya dialog dan implementasi penuh peta jalan yang disepakati sebagai satu-satunya cara untuk mengakhiri penderitaan rakyat Yaman dan menjaga keamanan dan stabilitas regional.
Juru bicara tersebut juga menyuarakan keprihatinan atas berlanjutnya blokade terhadap Yaman dan pembatasan yang sedang berlangsung terhadap masuknya barang-barang penting, bahan bakar, dan layanan penting, dengan mengatakan bahwa blokade tersebut telah memicu krisis kemanusiaan dan memperburuk kondisi kehidupan masyarakat Yaman. Dia menyerukan penghapusan sepenuhnya pembatasan dan akses yang lebih mudah terhadap kebutuhan dasar bagi penduduk negara tersebut.
Baqaei lebih lanjut mengkritik kebijakan intervensi dan provokatif AS di wilayah tersebut, dengan mengatakan bahwa kebijakan tersebut semakin memperumit situasi. Dia menekankan bahwa keamanan dan stabilitas regional harus dijamin melalui dialog, kerja sama, dan saling pengertian di antara negara-negara di kawasan.
Iran mendukung setiap inisiatif konstruktif yang bertujuan untuk memajukan dialog dan mencapai penyelesaian politik terhadap krisis Yaman berdasarkan peta jalan yang disepakati, dengan tujuan memulihkan perdamaian, keamanan, dan stabilitas abadi di negara tersebut, tambahnya.


